Pemerintah Harus Siapkan Regulasi Hadapi MEA

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)  G Michael Jeno mengatakan, pemerintah pusat dan daerah harus beradaptasi untuk menyiapkan dan memiliki regulasi yang fokus, sehingga bisa mendukung Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang telah berjalan lima bulan ini.

“Misalnya di Kalbar ini, pemerintah mau mengembangkan apa di perbatasan, harus ada keterkaitan dengan produk-produk atau produksi lokalnya,” kata anggota DPR RI dari fraksi PDI P, saat ditemui di Pontianak, Senin (23/5).

Ia mencontohkan, produksi karet harus ada hiliriasinya, yaitu industri yang menunjang produksi karet agar ada nilai tambahnya.

Selain karet, tanaman pangan, harus ada industri untuk mengolah hasil ekonomi rakyat di daerah penghasil produk tesebut, sehingga siap untuk bisa di jual di pasar negara tetangga, Khususnya di Pasar Kuching-Sarawak-Malaysia.

Untuk daerah perbatasan misalnya, dimana di wilayah tersebut masyarakat banyak yang menanam lada.

”Harus ada proses untuk menjadikan lada mempunyai nilai tambah. Seperti harus ada merek dagangnya. Sehingga jangan sampai produksinya di Indonesia, tetapi yang menikmati nilai tambahnya justru negara tetangga Malaysia,” jelasnya.

Selain kesiapan infrastruktur, dan sumber daya manusia, yang tidak kalah pentingnya adalah regulasi yang fokus dari pemerintah terhadap apa yang menjadi unggulan masing masing wilayah. (Agustiandi/Yuniar)

Related Posts