Kesepakatan Perdagangan Karet Harusnya Seluruh Negara

Harga Karet Rendah, Warga Bentuk Koperasi Petani Karet

Sambas, thetanjungpuratimes.com-Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sambas, Dedi Budiyanto, mengatakan, adanya penandatanganan kesepakatan tiga negara, meliputi Indonesia, Thailand dan Malaysia terkait karet. Merupakan hal positif. Hal tersebut menurutnya seharusnya dilakukan negara-negara lain yang juga penghasil karet.

“Sekarang ini hanya tiga negara. Sementara masih banyak Negara yang tidak bersepakat (mendatangani kesepakatan),” kata Dedi, Selasa (24/5).

Menurutnya, atas kondisi ini, permasalahan yang ada berkenaan dengan karet, baru dilakukan oleh tiga negara. “Kalau hanya tiga negara, kesepakatan akan dilakukan Malaysia, Indonesia dan Thailand.

Bisa saja negara lain yang juga penghasil karet, “membuat kekacauan”, dampaknya apa yang disepakati tiga negara tersebut tak terealisasi dengan maksimal,” katanya.

Dedi berharap, kesepakatan pengaturan perdagangan karet. Seharusnya dilakukan seluruh negara. Atau paling tidak, di Asean misalnya, seluruh negara yang ada ikut bersepakat.

“Kita berharap, kesepakatan tidak saja dilakukan oleh tiga negara. Namun seluruh negara, terutama penghasil karet,” katanya. Dengan demikian, kesepakatan yang dibuat. Dijaga oleh banyak negara.

(Gindra/Muhammad)

Related Posts