Cegah Kembalinya Mantan Gafatar, Camat Sukadana Keluarkan Imbauan

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Guna mencegah kembalinya mantan anggota Gafatar datang ke Kabupaten Kayong Utara, Camat Sukadana mngedarkan imbauan yang isinya antara lain, agar setiap Kepala Desa melakukan monitoring dan pengawasan terhadap penduduk yang datang di wilayah kerjanya masing-masing.

“Empat hari yang lalu saya mendapatkan informasi dari masyarakat, jika ada indikasi kembalinya mantan anggota Gafatar di Desa Riam Berasap, yang merupakan pindahan dari Desa Benawai Agung,” ujar Camat Sukadana, Syahrial di ruang kerjanya, Jumat  (27/5).

Berdasarkan informasi yang Syahrial dapatkan, mantan anggota Gafatar telah membeli tanah di Desa Riam Berasap seluas 10 hektar.

“Makanya, saya memberikan imbauan kepada desa-desa yang ada di Kecamatan Sukadana, agar mengawasi terhadap penduduk yang datang ke wilayahnya,” jelas Syahrial.

Menurutnya, ada empat poin yang harus diperhatikan setiap desa dalam surat nomor 140/259/Set-B yang ditandatangani camat Sukadana pada  25 Mei 2016. Yang pertama adalah, setiap Kepala Desa melakukan monitoring dan pengawasan terhadap penduduk yang datang di wilayah kerjanya masing-masing.

Kedua, setiap Kepala Desa dapat memeriksa kelengkapan administrasi penduduk yang baru datang ke wilayahnya.  Ketiga, untuk mencegah gejolak yang terjadi di masyarakat, Kepala Desa tidak mudah memberikan surat rekomendasi pindah datang, maupun pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru kepada masyarakat yang baru datang dan melakukan pemeriksaan administrasi sebelum mengeluarkan rekomendasi. Dan yang keempat agar Kepala Desa dapat berkoordinasi dengan kecamatan terkait masalah tersebut.

“Kita belum melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten, karena hal ini baru sekedar indikasi. Namun, sebagai  langkah awal yang kita lakukan adalah dengan mengedarkan surat imbauan kesepuluh Desa se-Kecamatan Sukadana,” tutupnya. (Rizal/Yuniar)

Related Posts