1783 Peserta “Berebut” Posisi Tenaga Pendamping Desa

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Panitia Pelaksana tes tertulis rekruitmen tenaga pendamping profesional pemberdayaan masyarakat desa tahun 2016 mencatat ada 1783 peserta yang ikut dalam tes tersebut.

“Dari jumlah itu, tidak semuanya hadir, karena memang seluruh peserta tes ini rata-rata semuanya berasal dari daerah,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana tes, Ali Sadikin saat ditemui di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untan, Sabtu (28/5).

Ia mengatakan, banyak peserta yang merasa informasi yang diberikan mengenai tes itu terkesan mendadak.

“Mungkin yang tidak hadir saat ini, mereka yang tidak terkejar waktu, kita tidak bisa menyalahkan pemerintah juga, harusnya para peserta harus sudah siap dari awal,” ujar dia.

Ali mengatakan pihaknya masih belum dapat mengetahui berapa jumlah ketidakhadiran peserta yang tidak mengikuti tes tersebut.

“Saat ini kami masih belum selesai merekap jumlahnya,” ucapnya.

Berdasarkan  berita acara penetapan daftar peserta seleksi tes tertulis, jumlah peserta 1.783 orang yang terbagi dalam sembilan kategori. Untuk kategori yang pertama adalah Pendamping Lokal Desa (PLD) berjumlah 731 orang, Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) 762 orang, sedangkan untuk kategori Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) berjumlah 85 orang.

Sementara untuk Tenaga Ahli Pemerdayaan Masyarakat Desa (TA-PMD) sejumlah 58 orang, lalu untuk Tenaga Ahli Infrastruktur Desa (TA-ID) 18 orang, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif (TA-PP) 42 orang, sedangkan untuk Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (TA-PED) berjumlah 46 orang, Tenaga Ahli Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TA-TTG) 15 orang, dan Tenaga Ahli  Pelayanan Sosial Dasar (TA-PSD) berjumlah 26 orang.

Setelah tes tertulis ini, bagi mereka yang lolos,  kata Ali, akan menjalani tes selanjutnya yaitu Psikotes pada tanggal 1 Juni mendatang.

(Agustiandi/Dede)

Related Posts