Peserta Keluhkan Pengumuman Tes Lewat Email

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Peserta tes tertulis, rekrutmen tenaga pendamping profesional pemberdayaan masyarakat desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PPDT) 2016, mengeluhkan pemberitahuan akan jadwal dan tempat tes, dikarenakan jaringan internet di desa sangat tidak memadai.

Salah seorang peserta tes, Beni Sitomorang asal Kabupaten Sintang mengeluhkan Pemerintah yang tidak seharusnya memberikan pengumuman dalam bentuk email, karena fasilitas internet di daerah khususnya di Desa sangat minim.

“Saya dapat email, jika akan ada tes tertulis di Pontianak tanggal 27 Mei 2016. Sementara tesnya tanggal 28 Mei pagi. Sehingga hal ini membuat saya menjadi kelabakan. Belum lagi harus menyiapkan berkas-berkas,” katanya saat ditemui usai megerjakan tes, di Aula FKIP Untan, Sabtu (28/5).

Hal serupa juga diucapkan salah seorang peserta asal Mandor yang mengeluhkan pengumuman atau pemberitahuan akan waktu dan tempat tes yang sangat mendadak.

“Saya dapat email tanggal 27 Mei 2016, tapi sore hari. Apalagi tempat foto copy untuk menyiapkan berkas sangat jauh, sebab berkas yang dikirim dalam bentuk email dan harus dibuat dalam bentuk CD. Sehingga saya berangkat ke Pontianak subuh hari sekitar jam 04.00 WIB, untung saja masih terkejar,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Riduan, peserta tes tertulis asal Kabupaten Ketapang. Dirinya mengeluhkan hal yang sama, akibat pemberitahuan lewat email yang mendadak. Sementara jarak tempuh yang jauh dari ketapang ke Pontianak, mengakibatkan dirinya menjadi  kelabakan.

“Mungkin pengumumannya sudah ada jauh-jauh hari, hanya saja karena lewat email, jadi ketika kita ada di kota, baru bisa menerima email tersebut. Harusnya jangan pakai email, pakai sms kan lebih praktis, ” katanya.

Ketika ditanya mengenai kinerja panitia pelaksana di Untan, ia menanggapinya dengan positif.

“Panitia  pelaksana bagus, kita tadi diarahkan untuk tatacara mengisi soal,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Panitia Pelaksana, Ali Sodikin, membenarkan adanya keluhan dari peserta tersebut, tapi pihaknya juga tidak bisa menyalahkan pemerintah, karena bagi para peserta yang mendaftar dari sejak awal, harus siap kapan pun.

“Mungkin peserta tes yang tidak hadir saat ini, mereka yang tidak terkejar waktu. Kita tidak bisa menyalahkan pemerintah juga, harusnya para peserta harus sudah menyiapkan diri dari awal,” pungkasnya. (Agus/Yuniar)

Related Posts