Polisi Gagalkan Penyelundupan 1Kg Sabu

Narkoba jenis sabu-sabu

Langkat, thetanjungpuratimes.com – Satresnarkoba Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengamankan sekitar 1.000 gram sabu-sabu asal Aceh yang hendak diselundupkan ke Medan dan meringkus satu orang tersangkanya.

“Pengamanan 1.000 gram sabu-sabu ini dilakukan anggota dari salah seorang penumpang bus tujuan Medan,” kata Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin melalui Kepala Satuan Narkoba AKP Supriyadi Yantoto, di Stabat, Senin (30/5).

Supriyadi Yantoto menjelaskan penangkapan terhadap tersangka pembawa sabu-sabu berinisial ISD (42) warga Al Muslim Desa Paya Cut Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireun Aceh itu, sekitar pukul 06.30 WIB, ketika menumpang bus Kurnia nomor polisi BL 7575 PB, jurusan Banda Aceh-Medan.

Penangkapan itu dilakukan petugas saat bus tersebut melintas di jalan lintas Sumatera, tepatnya di depan pos polisi Sei Karang Kecamatan Stabat, dimana anggota menerima informasi adanya salah satu penumpang yang diduga membawa sabu-sabu.

“Tim lalu melakukan penyetopan terhadap bus tersebut, dilakukan pemeriksaan terhadap barang maupun penumpang bus, ditemukan salah seorang penumpang yang duduk di bangku nomor 29, terlihat dalam keadaan gelisah dan ketakutan,” katanya.

Petugas, kata dia, lalu melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tersangka ISD, maka ditemukan barang bukti tersebut diatas didalam penguasaan tersangka yang dibalut plastik bening yang dilakban warna kuning diduga berisi sabu-sabu seberat 1.000 gram.

Sementara tersangka ISD dihadapan petugas Satresnarkoba mengakui sabu-sabu tersebut diperolehnya dari temannya berinisial NYAK warga Kuta Blang, Kabupaten Bireun.

Tersangka sendiri menjelaskan sabu-sabu tersebut dibawanya hanya untuk mendapatkan upah sebesar Rp 5 Juta bila sudah sampai di Medan. Sesampainya di Medan, akan ada seseorang yang akan mengambil sabu-sabu itu, namun tersangka tidak mengetahui siapa yang akan menerima sabu-sabu tersebut setelah sampai di Kota Medan.

Selain mengamankan tersangka ISD, petugas juga mengamankan sabu-sabu diperkirakan 1.000 gram juga satu unit telepon genggam dan satu tas sandang warna hitam.

Akibat perbuatannya ini tersangka ISD terancam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun, seumur hidup atau hukuman mati.

(Ant/Dede)

Related Posts