Utin : Jukir “Aji Mumpung” Jangan Hanya Mencari Untung

Digadang-gadang Maju pada Pilwako, Utin : Jika Masyarakat Inginkan Saya Siap

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kota Pontianak, Utin Sri Lena Chandramidi meminta ke panitia penyelenggara even tertentu untuk berkoordinasi terkait permasalahan parkir.

Menurutnya, pihak penyelenggara harus menata sistem perparkiran ketika mengadakan acara di suatu lokasi, baik itu dari segi tarif yang harus sesuai dengan aturan yang dikeluarkan Pemkot Pontianak.

“Untuk parkir sendiri harganya sudah diatur dengan ketentuan. Jika ada yang menaikan harga parkir di atas harga yang telah ditetapkan, itu namanya premanisme. Bisa terkena tindak pidana umum,” kata Utin ketika dihubungi, Senin (30/5).

Utin mengimbau, juru parkir “Aji Mumpung” yang ditugaskan menata parkir saat acara itu jangan memanfaatkan kesempatan dengan menaikan tarif sembarangan hanya demi meraup keuntungan.

“Laporkan kalau bisa di foto saja jukirnya secara diam – diam dan akan kami rahasiakan pelapornya,” tegasnya.

Utin menambahkan sudah seharusnya perangkat dishub dilibatkan untuk menata perparkiran di suatu acara bukan juru parkir liar atau “Aji Mumpung”

“Jukir even harusnya perangkat dishub yang sudah diutus untuk menjaga keamanan acara tersebut,” pungkasnya.

 (Kurniawati/Dede)

Related Posts