Harga Cabai Rawit di Pasar Pontianak Bervariasi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Jelang Ramadan 1437 Hijriah, terjadi ketimpangan harga cabai di dua pasar tradisional di Kota Pontianak. Adapun rincian harga cabai di Pasar Flamboyan Rp40,000, sedangkan di Pasar Kemuning Rp50,000 per kilogramnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kota Pontianak, Haryadi Tri Wibowo mengatakan perbedaan harga cabai rawit terjadi di Pasar Flamboyan dan Pasar Kemuning.  Hal ini karena penjual dari Pasar Kemuning mengambil cabai rawit dari pasar induknya yaitu Pasar Flamboyan.

“Pasar Flamboyan itu pasar induk atau agen cabai. Makanya harga cabai rawit di pasar lain lebih mahal,” tuturnya.

Sedangkan harga cabai rawit dinaikkan per jam, karena cabai rawit di Pontianak masih di suplay dari luar Pontianak. Selaini itu, iklim cuaca yang tidak menentu saat pengiriman barang juga menjadikan harga cabai mengalami kenaikan.

“Akibat ombak di laut sangat tinggi, barang sampai ke tempat tujuan menjadi terhambat. Sehingga ketika barang sampai di Pontianak, harganya menjadi mahal,” jelasnya.

Untuk itu, Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kota Pontianak terus berupaya memonitoring gudang – gudang cabai rawit yang ada di Kota Pontianak.

“Kami akan monitoring persediaan di gudang sampai tiga bulan kedepan, agar tidak terjadi penimbunan,” tegasnya. (Kurniawati/Yuniar)

Related Posts