Surplus 20 MW, PLN Kalbar Klaim Tak Padamkan Listrik Saat Puasa

Kasus PLN

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Deputi Manajer Humas dan Hukum PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat, M.Doing memastikan pasokan listrik saat bulan puasa akan aman.

Saat bulan puasa, kata Doing, beban puncak yang terjadi mencapai 300 Megawatt (MW) sedangkan daya yang tersedia pada PLN 320 Megawatt (MW).

“Ini artinya ada surplus daya listrik sebanyak 20 MW. Walau demikian kita sama-sama berdoa agar tidak ada persoalan pada mesin pembangkit kita sehingga pasokan listrik pada bulan Ramadan berjalan aman dan lancar,” katanya saat dihubungi, Sabtu (4/6).

Untuk mengantisipasi, lanjut Doing, PLN Kalbar telah memperbaiki semua mesin pembangkit dan telah terus dilakukan pemeliharaannya.

“Oleh karena itu secara internal kita sudah persiapkan. Artinya baik kondisi mesin, jaringan maupun pembersihan jaringan sudah kami lakukan,” sebutnya.

Akan tetapi, kata Doing, PLN sudah berupaya secara internal dengan melakukan perawatan berkala terhadap kondisi mesin.

“Namun secara eksternal juga sangat berpengaruh seperti kondisi cuaca, pohon tumbang, layang-layang,” kata dia.

(Faisal/Dede)

Related Posts