Hasil Tes Uji Sampel Makanan Negatif Mengandung Bahan Berbahaya

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kalbar, Corry Panjaitan, mengatakan bahwa hasil tes terhadap sampel jajanan yang dijual di pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin Pontianak adalah negatif.

“Ada 15 sampel jajanan yang kita tes, semuanya negatif,” kata dia usai melakukan tes sampel makanan, Rabu (8/6) siang.

Ia mengatakan dari hasil uji sampel tersebut tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya seperti borak, formalin, rodamin B dan Methanil Yellow.

Meskipun, tidak ada sampel yang mengandung zat berbahaya, Corry meminta para pedagang untuk tidak coba-coba menggunakannya pada makanan.

“Janganmenggunakan bahan berbahaya, dan jangan sembarangan menerima bahan untuk membuat kue dari orang yang tidak dikenal,” ujarnya.

Sementara ditempat yang sama, Kepala Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat, Anggraito, menanggapi positif terhadap hasil tes makanan tersebut.

“Ini artinya masyarakat sudah mengerti akan bahaya makanan yang menggunakan bahan-bahan yang tidak diperbolehkan,” katanya.

Ia juga berharap pedagang di pasar juadah di halaman Masjid Mujahidin ini bisa dijadikan contoh oleh para penjual makanan lainnya di Kota pontianak.

“Dan tentu saja Kalimantan Barat pada umumnya,” pungkasnya.

(Agustiandi/Dede)

Related Posts