Penanganan Gepeng di Pontianak Rutin Dilaksanakan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pontianak, Aswin Djafar mengatakan, penanganan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Pontianak sejauh ini sudah rutin dilakukan. Bersama dengan Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) dan instansi terkait, Dinsosnaker terus mengupayakan agar Kota Pontianak bersih dari Gepeng.

“Sudah dilakukan setiap hari, yang jelas Walikota Pontianak menginginkan Kota Pontianak bersih dari Gepeng,” katanya di Pontianak, Selasa (14/6).

Ditahun 2016 ini, sudah lebih dari 46 orang Gepeng yang ditangani, dan kebanyakan berasal dari luar Kalimantan, dan sudah dipulangkan ke daerah asalnya.

Aswin menjelaskan, untuk Gepeng yang berasal dari dalam Kota Pontianak sendiri, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pontianak akan mengupayakan memberikan jaminan sosial kepada Gepeng, agar tidak berkeliaran di jalan yang bisa menimbulkan keresahan warga.

“Jaminan sosial itu berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS), kalau dia (Gepeng) punya anak dikasih Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),” ucapnya.

Aswin mengimbau kepada masyarakat, agar melaporkan kepada Dinas Sosial jika menemukan Gepeng yang berkeliaran meminta-minta di jalanan, atau yang meminta dari rumah ke rumah.

“Kalau di rumah-rumah tu kan masuk gang-gang kecil, jadi mobil kami tidak bisa masuk, tidak bisa memantau langsung,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan beruapaya secara terus menerus untuk membersihkan Kota Pontianak dari Gepeng. (Agustiandi/Yuniar)

Related Posts