Serikat Buruh di Landak Minta Perusahaan Bayar THR Pekerja Sesuai Aturan

Landak, thetanjungpuratimes.com – Ketua DPC Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kamiparho Kabupaten Landak, Yasiduhu Zalukhu meminta kepada perusahaan yang ada di Kabupaten tersebut supaya membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya sesuai dengan aturan.

Sebab saat ini pihaknya sendiri sudah mendengar laporan adanya salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Landak membayar THR kepada karyawannya dengan cara yang tidak sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Yasiduhu, pembayaran THR tersebut sudah diatur dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan maupun Permenakertrans No. 6 tahun 2016.

“Disitu dijelaskan bahwa pembayaran THR ada aturannya. Untuk karyawan yang beragama Islam, THR nya dibayar menjelang hari raya Idul Fitri. Sedangkan untuk karyawan beragama Nasrani, THR nya dibayar menjelang Natal. Demikian juga dengan karyawan beragama non muslim lainnya,” ujar Yasiduhu, Selasa (21/6).

Ia mengaku sudah mendapat informasi di lapangan adanya perusahaan yang membayar THR kepada karyawannya dilakukan sekaligus ke karyawan muslim dan non muslim.

“Kalau itu terjadi, ini jelas sudah melanggar aturan. Jangan seenak-enaknya membayar THR kepada karyawan. Sebab tujuan pembayaran THR inikan untuk membantu karyawan pada saat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya keagamaan. Kalau THR untuk karyawan non muslim dibayar juga bersamaan dengan THR karyawan muslim, bagaimana karyawan non muslim untuk memenuhi kebutuhannya pada saat natal nanti,” katanya.

Ia meminta kepada perusahaan jangan melakukan itu.

“Tolong ikuti aturan yang ada. Apabila dibayar juga untuk karyawan yang Nasrani saat ini, pada Natal nantipun perusahaan harus juga membayar THR karyawan Nasrani,” pintanya.

(NY/Dede)

Related Posts