Belum Ditemukan Flu Singapura di Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Kabid Pemberantas Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, pada Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Herberia Karo mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya warga Kapuas yang terindikasi mengidap flu Singapura.

Lebih lanjut Herberia mengatakan, untuk flu atau virus Singapura belum pernah ditemukan di Kapuas Hulu, dan hingga kini belum ada edaran dari Dinas Kesehatan Provinsi terkait penanganan atau antisipasi penyebaran virus Singapura itu. Karenanya, hingga kini dinasnya belum ada mengambil langkah apapun.

“Memang kami ada dengar, flu singapura sudah terjadi di Ketapang,” ungkapnya, di Putussibau, Rabu (22/6).

Sementara untuk penyakit lainnya seperti DBD dan Malaria, lanjut dia, sudah belum ada kasus yang besar, di Kapuas Hulu. Karena daerah ini termasuk endemik nyamuk DBD, maka kasus DBD tetap ada, tapi hanya terjadi sedikit saja.

“Ya, namanya daerah endemik, kasus tetap ada, tapi masih normal-normal saja,” kata Herberia.

Untuk DBD, terang dia lagi, tetap ada satu sampai dua penderita dalam beberapa bulan ini, namun tidak ada lonjakan. Demikian juga dengan malaria, juga masih terjadi, namun belum ditemukan ada lonjakan kasus.

“Untuk malaria endemisnya daerah Lanjak. Jadi disana masih ada penderita malaria. Tapi kasusnya kecil dan terus kami pantau perkembangannya melalui Puskesmas di sana,” paparnya.

Dia menyebutkan, kapan saja bisa terjadi penularan penyakit seperti DBD dan malaria, tapi itu bisa di antisipasi dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan. Meningkatkan kewaspadaan dengan cara memberishkan lingkungan merupakan cara yang efektif. Terlebih musim banjir saat ini, masyarakat mesti selalu waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan menjaga pola makan dan minum.

(Yohanes/Dede)

Related Posts