Peralatan Jalan Jangan Ganggu Arus Mudik Lebaran

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar mengimbau kontraktor atau Dinas PU provinsi, kabupaten/kota agar membersihkan peralatan berat dan material proyek pengerjaan jalan dan jembatan yang belum selesai, agar tidak mengganggu arus lalu lintas Lebaran 2016.

“Karena kalau hingga dimulainya mudik Lebaran, berbagai peralatan dan material pembangunan jalan dan jembatan masih berada di arus mudik dan balik Lebaran, maka hal itu akan membaHAyakan keselamatan pemudik dan bisa menjadi penyebab kemacetan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Tulus Iklas Pamoji di Pontianak, Rabu (22/6).

Ia berharap, peralatan dan material untuk pembangunan dan perbaikan jalan, serta jembatan yang ada di beberapa titik jalur mudik dan balik Lebaran di Kalbar, minimal H-7 Lebaran sudah harus bersih semuanya.

“Karena menurut data kami ada sekitar tujuh ruas jalan yang rusak di jalur-jalur mudik Lebaran tahun ini, salah satunya di Jalan Simpang Bodok sampai Kabupaten Sanggau, kemudian di Pemangkat, Kabupaten Sambas dan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ada 12 jembatan yang roboh, yang saat ini sudah dibangun jembatan darurat. “Tiga jembatan diantaranya di jalur pantai utara Kabupaten Sambas yang merupakan jalur paling padat mudik dan balik Lebaran di Kalbar,” ujarnya.

Sementara di Kota Pontianak, jalur macet masih seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni di jalur yang menghubungkan Jembatan Kapuas I hingga Jembatan Landak yang rutin mengalami kemacetan di jam-jam sibuk, seperti berangkat dan pulang kerja, katanya.

“Polda Kalbar akan membangun sebanyak 53 titik pos, yang terdiri dari sebanyak 33 pos pengamanan, 20 pos pelayanan dalam memberikan pelayanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun 2016, dengan sandi Operasi Ramadniya 2016,” ujarnya.

(Ant/Dede)

Related Posts