Disperindagkop Kapuas Hulu Usulkan Pembangunan Pasar Badau

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Kapuas Hulu mengusulkan pembangunan pasar Badau pada Kementerian Perdagangan.

Dana yang diusulkan untuk pembangunan pasar di kawasan perbatasan itu di atas Rp 2 miliar.

Kepala Disprindagkop Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi mengatakan, ada tiga orang dari Kementerian Perdagangan yang sudah meninjau pasar Badau. Dengan kedatangan mereka, kata Kusnadi, pihaknya meminta agar pasar Badau itu direspon serius oleh Pemerintah Pusat. Utusan dari kementerian itu pun menjawab mereka akan mengupayakannya.

“Kemarin sempat agak keras juga saya mintanya, kalau memang tidak ada dana lebih baik tidak ditinjau. Tapi mereka sudah berjanji, karena kawasan perbatasan pasar itu akan diupayakan pembangunannya,” ujar Kusnadi, Kamis (23/6).

Menurut Kusnadi, pasar Badau akan ditata kembali. Dengan dana yang cukup besar, dananya dari pusat.

“Untuk pembangunan pasar Badau itu, Diprindagkop usulnya diatas Rp 2 miliar, dan dari dana DAK,” ucapnya.

Menurut dia, sekarang memang ada ketentuan usulan antara Rp 1 miliar hingga 3 miliar dialokasikan dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Pemerintah Pusat. Sementara diatas Rp 5 miliar itu tugas pembantuan.

“Jadi teknis ini ada di Kementerian terkait, jadi arah dana itu bisa saja dari DAK, kita berharap dana yang didapat juga lebih besar lagi,” tutur Kusnadi.

Terkait realisasi pembangunan pasar Badau, dari Kementerian Perdagangan mengatakan realisasinya pada tahun 2017. Sementara untuk konsep pembangunnya kemungkinan akan terpisah antara pasar daging, pasar sayur dan kelontongan.

“Kita upayakan terpisah, agak modern dan tidak menumpuk pada satu tempat. Tapi ini teknis pembangunan ke depan tergantung konsultannya,” terang Kusnadi.

Namun, kata dia, berdasarkan studi pasar daerah yang modern, memang ada tempat khusus untuk pasar basah atau pun yang lain.

“Mudah-mudahan pasar Badau itu bisa segera terealisasi cepat tahun depan. Apalagi perbatasan inikan prioritas pemerintah pusat,” tutupnya.

(yohanes/Dede)

 

 

Related Posts