Mantan Karyawan Indomaret Keluhkah Gaji Tak Dibayar

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Adanya dugaan penahanan gaji karyawan oleh Indomaret yang berada di Jalan Daeng Manambon, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, membuat mantan karyawan mengeluh karena merasa tak diberikan haknya yang seharusnya didapatkan dari hasil semasa dirinya bekerja.

Karyawan tersebut bernama Yanti (20), Warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mempawah hilir. Yanti sampai saat ini belum menerima gajinya yang masih ditahan oleh Supervisor Indomaret area Mempawah dengan berbagai alasan tak mendasar.

Apalagi, Yanti yang sudah mengabdikan dirinya di Indomaret sejak tahun 2014 silam, tak mendapatkan perlakukan yang layak karena pihak Indomaret memberhentikan secara sepihak, tanpa alasan yang kuat.

“Setelah saya dinyatakan berhenti secara sepihak oleh pihak Supervisor Area Mempawah, sekitar tanggal 25 Mei 2016, gaji saya belum dikeluarkan pihak Indomaret,” ungkapnya kepada sejumlah awak media.

Dirinya pun mengaku bingung atas pemberhentian sepihak yang masih dalam masa kontrak bersama pihak perusahaan tersebut, dan ia pun nyaris tak menemukan penyebab yang jelas atas pemberhentian tersebut.

“Sampai saat ini saya terus menanyakan kapan gaji saya keluar. Namun belum juga ada penjelasan yang dapat memastikan gaji saya akan keluar kapan. Padahal sekarang lebaran semakin dekat,” keluhnya yang saat ini belum memiliki pekerjaan pengganti.

Untuk itu, Diri berharap agar Dinsosnakertrans Kabupaten Mempawah dapat membantu menyelesaikan permasalah gajinya segera dibayarkan oleh Indomaret.

“Saya tidak meminta macam-macam dalam hal ini, Saya hanya minta gaji saya selama sebulan terakhir saya bekerja yang masih ditahan pihak Indomaret,” kesalnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mempawah, Burhan menyatakan, bagi pihak perusahaan yang melakukan pemberhentian sepihak kepada karyawannya, diwajibkan membayarkan pesangon bagi karyawan tersebut jika dalam kategori pegawai tetap.

“Kalau untuk pegawai kontrak, pihak perusahaan harus membayarkan sisa kontrak dari perjanjian antara pihak perusahaan dan karyawan, dan itu sudah aturan,” tegas Burhan.

Ia pun menyarankan kepada karyawan yang telah dipecat secara sepihak, untuk melakukan pengaduan ke Dinsosnakertrans yang membawahi tentang ketenagakerjaan, untuk segera ditangani.

“Kita sarankan karyawan tersebut melapor ke Dinsosnakertrasn, agar dapat kita verifikasi permasalahan tersebut. Jika benar perusahaan memberhentikan karyawan secara sepihak, tentu pihak perusahaan berkewajiban membayarkan sisa kontrak itu. Kalau sisa kontrak selama 11 bulan, ya sebelas bulan juga harus dibayarkan pihak perusahaan,” ungkapnya.

Sementara itu, ketika Awak media mencoba mengkonfirmasi pihak Supervisor Indomaret Area Mempawah, Neriana melalui telepon dan pesan singkat ke nomor pribadinya 0852525454xx, tidak mendapatkan jawaban hingga berita ini diturunkan. (Hamzah/Yuniar)

Related Posts