Polsek Belimbing Terima Penyerahan Tujuh “Lantak”

Melawi, thetanjungpuratimes.com – Sejak Januari hingga Juni 2016, Polsek Belimbing menerima tujuh senjata api rakitan jenis lantak, yang diserahkan atas kesadaran masyarakat. Hal tersebut merupakan hasil pendekatan Babinkamtibmas Polsek Nanga Pinoh, terhadap masyarakaat di wilayah Belimbing.

“Ini membuktikan pendekatan Babinkamtibmas Polsek Belimbing menyadarkan masyarakat,” kata Kapolsek Belimbing, AKP Aang Permana, SIP.

Aang mengatakan, senjata api rakitan yang diserahkan secaara sukarela kepada pihak kepolsian tidak akan dikenakan sanksi. Namun jika dalam razia atau operasi, pihak kepolisian menemukan senjata api rakitan, warga yang menyimpan itu akan dikenakan sanksi.

“Terlebih jika senjata api rakitan itu disalah gunakan,” ucapnya.

Menurut Aang, barang siapa yang tidak segera menyerahkan secara sukarela kepemilikan senjata api, amunisi atau bahan peledak tanpa izin, akan dikenakan Undang-Undang Darurat, Nomor 12/DRT/1951, Pasal 1 Ayat 1 dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi tingginya dua puluh tahun.

“Untuk itu, kita mengimbau seluruh masyarakat yang menyimpan senjata api, baik itu rakitan ataupun yang asli tanpa izin, maka akan dilakukan upaya hukum. Jadi kita harapkan warga menyerahkan secara sukarela, daripada nanti ketangkap tangan menyimpannya. Hukumannya sangat berat,” pungkasnya. (Edi/Yuniar)

Related Posts