Penyakit ISPA Mengintai Pemudik Lewat Jalur Darat

Jakarta, thetanjungpuratimes.com-Lebaran tinggal menghitung hari. Sebagian anggota masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman baik melalui jalur darat, laut, maupun udara.

Nah, khusus bagi pemudik yang melalui jalur darat, diingatkan untuk mewaspadai gangguan saluran pernapasan, yaitu infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA. Perjalanan jalur darat yang biasanya dihiasi dengan kemacetan, membuat para pemudik harus terpapar polusi udara dan debu lebih lama.

“Saat macet orang akan lebih rentan terpapar polusi asap kendaraan dan debu sehingga ISPA menjadi penyakit yang rentan diidap,” ujar dokter M Adib Khumaidi, SpOT dari Ikatan Dokter Indonesia, pada temu media belum lama ini.

Memang kini banyak transportasi darat yang menggunakan sistem pendingin sehingga bisa menghalau paparan polusi. Namun ia mengatakan bahwa risiko infeksi tidak hilang meski pemudik menggunakan kendaraan ber-AC.

Ia menjelaskan, ada bakteri yang justru berdiam pada air conditioner (AC) yang meningkatkan risiko pemudik untuk terinfeksi.

“Gejala awal infeksi itu berupa pilek dan batuk, tapi bisa semakin parah dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri dada dan sesak napas,” imbuhnya.

Oleh karena itu, bagi pemudik yang membawa kendaraannya sendiri atau pemilik armada transportasi mudik diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan AC dan pasang air purifier untuk menyaring udara dari polusi.

“Stamina juga harus prima agar tak mudah terinfeksi bakteri maupum virus selama mudik. Pastikan makan makanan yang sehat dan konsumsi suplemen selama mudik,” pungkasnya.

(suara.com/Muhammad)

Related Posts