Pemkot Pontianak Janjikan Pembangunan Kelompok Meriam Karbit

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menjanjikan pembangunan pada kelompok meriam karbit yang menang lomba meriam tersebut, di sepanjang Sungai Kapuas dalam memeriahkan malam takbiran di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji di Pontianak, Jumat (8/7), menyatakan sebagai bentuk kepedulian Pemkot Pontianak dalam melestarikan permainan tradisional meriam karbit, pihaknya menjanjikan reward bagi kelompok peserta yang berhasil menjadi pemenang dalam festival yang digelar setiap malam Lebaran.

“Pemenang Festival Meriam Karbit akan mendapat reward berupa pembangunan di kawasan dimana peserta itu berada. Bentuknya pembangunan fasilitas umum seperti jalan, lampu penerangan jalan dan lainnya, sehingga secara tidak langsung kami mengajak masyarakat untuk peduli dengan wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Menurut dia, sebagai cikal bakal berdirinya Kota Pontianak, permainan meriam karbit yang terbuat dari kayu balok itu akan terus dipertahankan dan dilestarikan serta ditumbuhkembangkan. Untuk itu, pihaknya akan mengemas festival yang banyak mengundang perhatian masyarakat ini dengan lebih meriah dan lebih baik ke depannya.

“Saya berharap ke depannya permainan meriam karbit tetap menjadi even tahunan pariwisata Kota Pontianak, tidak hanya di malam Idul Fitri, tetapi mungkin dalam setahun bisa digelar dua hingga tiga kali yang digelar dalam bentuk festival,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Disbudpar Kota Pontianak, Hilfira Hamid menyatakan peserta Festival Meriam Karbit tahun 2016, sebanyak 28 kelompok dengan jumlah keseluruhan 154 meriam.

Terkait penilaian peserta festival, ada beberapa kriteria mulai dari suara dentuman, kekompakkan tim, dekorasi hingga atraksi seni budaya. Para juri disebar di sejumlah titik untuk melakukan penilaian terhadap peserta Festival Meriam Karbit.

Meriam karbit adalah salah satu permainan rakyat tradisional yang terbuat dari kayu, cara memainkannya dengan mengisi air dan karbit secukupnya, kemudian didiamkan beberapa menit. Setelah itu, meriam siap disulut dan mengeluarkan suara ledakan yang sangat kuat dan menggelegar.

(Ant/Dede)

Related Posts