Edi Kamtono: Proses Lelang Tertunda Sebabkan Serapan Anggaran Tak Maksimal

Pemkot Terus Dorong Lalu Lintas Yang Nyaman dan Aman

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa penyebab serapan anggaran tak maksimal diakibatkan proses lelang proyek yang sedikit tertunda.

“Pada rapat pandangan fraksi tadi rata-rata perwakilan fraksi mempertanyakan serapan anggaran dan beberapa capaian pendapatan yang belum maksimal di beberapa SKPD. Ini jadi catatan kita dan akan kita jawab di Paripurna dengar jawaban Pemerintah besok,” katanya usai Rapat Paripurna pertanggungjawaban APBD Kota Pontianak tahun 2015, Selasa (12/7).

Ia menegaskan, meskipun sempat tertunda, namun saat ini semua sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya. Pengerjaan proyek pun kini sudah berjalan.

“Saya pikir tak masalah, tertundanya proses tersebut karena sedikit masalah teknis,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, ada beberapa kontraktor yang memilih tidak mau mengambil uang muka pengerjaan proyek, sehingga menyebabkan penyerapan anggaran tak maksimal.

“Selebihnya, kinerja Pemerintah Kota Pontianak dinilai DPRD baik. Apalagi dengan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI ke Pontianak lima kali berturut-turut baru-baru ini,” pungkas dia.

Sebelumnya pada rapat paripurna pandangan sejumlah fraksi di DPRD Kota Pontianak, serapan anggaran tak maksimal dan PAD yang kurang menjadi sorotan para legislator.

Pemerintah Kota Pontianak sendiri Rabu (13/7) dijadwalkan akan menjawab hal-hal yang dipertanyakan semua fraksi DPRD Kota Pontianak pada rapat paripurna dengan agenda jawaban Pemkot terhadap pandangan umum Raperda Kota Pontianak tentang pertangungjawaban pelaksanaan APBD Kota Pontianak tahun anggaran 2015.

(Agustiandi/Dede)

Related Posts