Kapolres: Titik Api di Embaloh Hilir Berhasil Dipadamkan

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Sudarmin mengatakan, ada dua titik api (hot spot)yang sempat muncul di Kapuas Hulu.

Titik api tersebut berada di desa Kirin Nangka, Kecamatan Embaloh Hilir dan luas lahan yang terbakar sekitar 30 x 50 meter.

“Kami sudah cek kelapangan persama anggota Kodim 1206 Putussibau, titik api itu sudah padam,” ungkap Kapolres, Kamis (14/7).

Atas kejadian tersebut, kata Sudarmin pihaknya bersama kodim langsung mencari pemilik lahan. Kepada yang bersangkutan, kata Kapolres pihaknya sebatas memberikan teguran keras, tidak melakukan penahanan.

“Kepada pemilik lahan sudah kita minta pernyataan untuk tidak membuka lahan dengan cara bakar lagi. Kepolisian berusaha menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga jangan sampai terjadi kelalaian, karena kebakaran hutan ini berdampak luas,” tegasnya.

Kata Kapolres, pihaknya sudah mensosialisasikan ke masyarakat terkait dampak dari kebakaran hutan dan lahan. Bahkan kata Sudarmin sudah ada maklumat yang ditanda tangani oleh Bupati Kapuas Hulu beserta unsur Forkopimda setempat, maklumat itu melarangan pembakaran lahan.

Lebih lanjut, kata Kapolres, Kapuas Hulu memasuki masa kering dan ini perlu menjadi perhatian semua pihak, jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Ini memerlukan komitmen bersama, kita jangan melakukan pembakaran lahan,” ujar Sudarmin.

Untuk mengantisipasi Karhula tersebut, Kapolres menjelaskan telah dibentuk Pleton Desa Siaga Api (PDSA) yang beranggotakan sekitar 30 orang. Anggota yang tergabung di dalamnya terdiri dari berbagai unsur, mulai perangkat desa, Babinsa, pihak Kepolisian dan para pihak terkait lainnya.

“Mereka akan melakukan patroi bersama, di samping melakukan patroli rawan, apabila menemukan titik api bisa melakukan langkah-langkah antisipasi,” tutup Sudarmin.

(yohanes/Dede)

Related Posts