31 Pejabat Eselon IV Pemkab Kapuas Hulu Ikuti Diklatpim

Kapuas Hulu, thetanjngpuratimes.com – Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV tahun 2016 untuk pejabat di lingkungan pemerintahan kabupaten Kapuas Hulu yang dilaksanakan di Gedung Korpri Jalan Rahadi Usman, Senin (18/07).

Kegiatan yang melibatkan 31 pejabat ini berlangsung selama 90 hari.

Kepala Bidang Pengembangan Pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kapuas Hulu, Hendri mengatakan diklat itu khusus untuk para pejabat struktural eselon IV.

“Dari 31 peserta Diklat tersebut sebanyak 18 peserta merupakan kepala Puskesmas yang ada di Kapuas Hulu, sementara sisanya merupakan campuran dari setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang lain,” kata dia.

Dikatakannya, diklat tersebut merupakan proyek perubahan, jadi untuk para peserta ini dalam waktu tiga bulan  selama pelaksanaan Diklat di tuntut harus mampu membuat rancangan kegiatan yang akan mereka laksanakan.

“Jadi mereka ini harus mampu berinovasi dan memecahkan masalah di masing-masing instansi mereka, jadi initinya mereka ini harus mampu menyusun kegiatan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh instansi mereka,”jelasnya

Ketua Panitia Penyelenggara Diklat Tingkat IV tahun 2016 yang juga merupakan Kepala BKD Kapuas Hulu Sarbani berharap dengan kegiatan Diklat dapat membentuk pejabat ekselon IV menjadi pemimpin yang berkopetensi di bidangnya.

“Untuk lamanya waktu pelaksanaan Diklat ini sebanyak 853 Jam, yang di isi dengan materi yang disampaikan oleh fasilitator yang berasal dari tenaga pengajar dan Badan Diklat provinsi Kalbar,”katanya

Seketaris Bandiklat Provinsi Kalimantan Barat  Alfian, mengatakan pelaksanaan Diklat ini dilaksanakan secara serempak dibeberapa tempat di provinsi Kalimantan Barat seperti Di Pontianak, Sambas dan Kapuas Hulu.

“Saat ini yang masih menjadi kendala dalam Diklat adalah karena keterbatasan pada sarana pra sarana,” katanya

Ia berharap dengan Diklat yang dilaksanakan dapat membentuk sosok pemimpin perubahan yang mampu membawa perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Dalam penyelenggaraan Diklat provinsi para peserta dituntut untuk mampu melakukan inovasi dan merancang produk perubahan,”katanya

Ia meminta pelaksanaan Diklat ini tidak hanya menjadi syarat untuk melengkapi proses administrasi jabatan yang saat ini telah di emban para peserta Diklat.

“Pemerintah provinsi Kalbar saat ini mendapat nilai akreditasi B, sehingga menjadi tantangan kedepan untuk mendapatkan nilai akreditasi A untuk BanDiklat kita,”katanya

Kedepan, ia berharap tidak ada lagi paradigma masyarakat yang beranggapan bahwa Aparatur sipil negara (ASN) merupakan orang pemalas dan tidak mau mengembangkan diri.

“Kedepan kapuas hulu harus dapat menjadi fokus tempat pelaksanaan Diklat, sehingga dapat menjadi pembelajaran dan contoh bagi daerah lain. Semoga Diklat yang dilaksanakan ini dapat memberikan kebaikan bagi Kabupaten Kapuas hulu, Kalbar dan ASN, sehingga kedepan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,”harapnya

Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L.Ain Pamero mengatakan para peserta Diklat ini merupakan sejarah perubahan, sehingga apabila setiap satu orang peserta Diklat ini mampu menghasilkan satu proyek perubahan, maka akan ada 31 proyek perubahan yang dihasilkan dari Diklat yang dilaksanakan ini.

“Nantinya para peserta ini akan lebih tangguh dalam menghadapi permasalahan di setiap intansi tempat mereka mengabdi, serta diharapkan para peserta ini lebih inovatif dalam membuat perubahan,” harapnya

Ia meminta para peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap tahapan palatihan dan pendidikan yang diberikan sesuai dengan jadwal yang ada.

“Kalian harus bangga karena terpilih menjadi kaderisasi kepemimpinan untuk mencapai tujuan dari agenda Reformasi Birokrasi Indonesia dan mari bersama memperbaiki tekad dan merubah cara berfikir dalam memandang suatu masalah,” tutupnya.

(yohanes/Dede)

Related Posts