Akibat Hama Tikus, 97 Hektare Sawah di Tebas Terancam Puso

Sawah milik petani di Tebas yang terserang hama tikus

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupten Sambas Musanif mengatakan, akibat serangan hama tikus yang menyerang tanaman padi milik petani di kecamatan Tebas. Terdapat 97 hektare tanaman padi yang mengalami kerusakan.

“Tanaman yang terserang mencapai 97 hektare, dari serangan tersebut sebanyak 10 persen dari jumlah lahan yang rusak masuk kerusakan berat,” ujar Musanif, Selasa (19/7).

Kata dia, tanaman padi yang mengalami kerusakan yang berat, dipastikan tidak dapat menghasilkan dan dianggap puso.

“Namun selebihnya atau sebanyak 90 persen dari jumlah tanaman padi yang terserang hama tikus itu, masih dapat diselamatkan dan menunggu untuk dipanen,” kata Musanif.

Kadis mengatakan terjadinya serangan hama tikus kemungkinan diakibatkan oleh kondisi cuaca yang ekstrim.

“Kondisi cuaca yang tidak menentu kemungkinan menjadi penyebab serangan hama tikus,” ucapnya.

Dikemukakan oleh Musanif dalam menghadapi serangan hama tikus, berbagai upaya juga telah dilakukan oleh semua pihak mengantisipasi serangan oleh hama tikus.

“Upaya masyarakat dilakukan secara swadaya mengantisipasi serangan tikus, bahkan terdapat petani yang menggunakan senapan angin memburu tikus yang merusak tanaman padi petani. Namun hal tersebut tidak mampu mengendalikan serangan hama tikus, upaya lain juga dilakukan dengan memasang plastik pembatas oleh petani, upaya meracun hama tikus juga telah turut dilakukan, ” jelas Musanif.

Ia mengakui serangan hama tikus terhadap tanaman padi milik petani di Tebas, dapat menyebabkan gagal panen. Musanif turut mengemukakan untuk mengantisipasi serangan hama tikus di masa mendatang, akan dilakukan pembasmian tikus secara massal agar hama tikus dapat dibasmi secara serentak.

(Gindra/Dede)

Related Posts