Kenalkan Dakwah Lewat Design

Pameran poster saat launching pertama MDC/Dokumentasi MDC

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Komunitas Muslim Designer Community (MDC), merupakan komunitas yang menyampaikan dakwah melalui design. Komunitas yang terbentuk pada bulan Oktober 2014 ini berjumlah sebanyak 30 orang.

“Yang dibawa adalah dakwah, agar umat muslim khususnya lebih dekat dengan islam melalui visual,” jelas Fikri, Ketua MDC.

Fikri menuturkan, selain mengenalkan dakwah melalui visual, MDC juga biasa mengadakan kegiatan Ngaji Seni Kreatif di warung kopi.

“Yang dibahas biasanya lebih ke seni dalam islam. Untuk masalah kenapa diadakan di warung kopi, supaya dakwah  lebih diterima masyarakat, terutama kalangan anak muda. Maka dari itulah kita bawa ke tempat ngumpul mereka,” jelasnya.

Fikri menambahkan, kegiatan di MDC tidak hanya itu saja. Ada beberapa program lainnya.

“MDC Goes To School, yaitu workshop ke sekolah-sekolah, membuat  poster rutin setiap bulan dengan tema yang telah ditentukan, serta program masjid ranger, yaitu membuat peringatan yang tidak boleh dilakukan saat kita berada di dalam masjid lewat design, seperti contohnya Silentkan handphone saat shalat,” jelasnya.

Fikri mengaku, MDC itu pusatnya di Solo dan merupakan gerakan nasional yang dibentuk untuk memperkenalkan dakwah.

“Awal-awalnya memang belum ada membentuk cabang di daerah-daerah lain, karena kebetulan saya melihat komunitas ini di sosial media, terbesit keinginan untuk membuka juga cabang di Pontianak. Kebetulan juga ada kawan-kawan yang suka design, jadi tercetuslah untuk mengembangkan komunitas ini,” jelasnya.

Terkait nitizen yang tidak menyukai dakwah yang mereka lakukan melalui design, Fikri akan memberi penjelasan kepada nitizen tersebut.

“Alhamdulillah selama ini belum pernah ada yang komplain mengenai kegiatan yang dilakukan. Hanya beberapa masukan saja dari beberapa nitizen, karena apa yang kami buat langsung kami share melalui sosial media dan aplikasi yang bisa di download di playstore,” jelasnya.

Fikri berharap, bisa mengadakan agenda yang lebih besar agar komunitas yang terbentuk bisa dikenal di masyarakat Pontianak, membawa kemajuan Islam di Pontianak serta bisa berkontribusi dalam hal perkembangan Islam.

Fikri mempersilahkan bagi yang ingin bergabung dapat melihat di semua sosial media, atau bisa langsung datang ke Sekretariat MDC di jalan Muhammad Isja, Komplek Untan.

Saat launching pertama kali, MDC mengadakan Pameran Poster di jalanan sambil membagikan kaos dan hijab syar’i.

“Komunitas ini tidak mementingkan profit. Komunitas ini hadir untuk berdakwah,” terangnya.

Salahseorang anggota MDC, Muhammad Iin, mengatakan, masuk di komunitas ini anti mainstream.

“Karena lewat komunitas ini, membuat dakwah menjadi hal yang biasa, dalam design kita juga bisa berdakwah,” ungkapnya.

Iin merasakan sekali dampak positif dari mengenal komunitas ini. Karena berkat komunitas ini, ia mendapatkan tawaran membuat design.

“Designya lebih ke design produk, flyer dan logo. Tetapi dalam project tersebut saya membawa nama saya sendiri,” ujarnya.

Iin berharap, semoga dirinya tetap istiqomah berdakwah lewat design beserta rekan lainnya, dan komunitas ini banyak merangkul masyarakat Pontianak, terutama anak muda.

(Kurniawati/Muhammad)

Related Posts