Disperindag Kota Yakin Pembangunan Pasar Tengah Tepat Waktu

Pembangunan Pasar Tengah

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pontianak, Haryadi memastikan pembangunan kawasan Pasar Tengah tidak akan mengalami keterlambatan dari target yang telah ditetapkan.

Ia yakin pembangunan akan selesai di Desember 2016, walaupun hingga saat ini, para pedagang masih berjualan di sana.

“Pekerjaan sudah dimulai dari Minggu kemarin. Pedagang sudah disiapkan tempat sementara. Khusus Pedagang Asahan dengan Disperindag mereka kami berikan kesempatan sampai menjelang lebaran. Sekarang masih ada yang berjualan, harusnya mereka sudah pindah semua,” kata Haryadi di ruang kerjanya, Rabu (27/7).

Meski alat pemancang dan tiang beton sudah masuk, dan di beberapa titik seperti Blok Cimandiri, Cisadane dan Citandui sudah bekerja, para pedagang tetap berjualan sebagaimana biasa. Utamanya di sepanjang Jalan Asahan yang merupakan akses masuk alat berat dan bahan material.

“Hari ini alat-alat berat sudah masuk dan sebentar lagi Jalan Asahan mejadi akses keluar masuk material, dan jadi penyimpanan material akan di pagar dari depan dan belakang,” terangnya.

Haryadi yakin, seiring berjalannya waktu, semua pedagang akan pindah di tempat yang telah disiapkan sejak jauh hari. Dikatakannya, target terdekat adalah bagaimana menyukseskan pembangunan tujuh blok kawasan Pasar Tengah lancar.

“Masalah pedagang yang penting tempat berdagang sementara sudah siap. Kami tidak mau berbenturan, artinya begini, para pedagang yang masih berdagang melihat kegiatan full nanti, jika sudah full mereka juga akan pindah dengan sendirinya,” yakin Haryadi.

Memang tidak akan dilakukan penindakan pada para pedagang, asalkan jual-beli yang berlangsung tidak mengganggu aktivitas pembangunan. Sebab, jika masih ada yang berjualan pasti akan terkena dampak dari pembangunan.

“Maka jangan salahkan dinas. Kami sudah mengimbau dan memberikan tempat. Pemagaran segera dilakukan dalam minggu ini,” yakinnya.

Pemagaran dilakukan lantaran semakin hari, pekerjaan yang dilakukan akan makin banyak. Demikian juga dengan material dan alat berat yang masuk, jumlahnya tidak sedikit. Ditambah waktu pengerjaan akan dilakukan 24 jam non-stop.

“Kerja 24 jam mengingat target pengerjaan kurang lebih tinggal empat bulan sampai Desember 2016. Pertengahan Desember harus sudah selesai,” tegasnya.

(Agus/Dd)

Related Posts