Anggota DPR Sebut Amnesti Pajak “Alat” Negara Serap Pemasukan Sektor Perpajakan

Anggota DPR RI Sukirman

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Anggota Komisi XI DPR RI, Sukirman menyebutkan UU Amnesti pajak sebagai “alat” untuk menyerap pemasukan dari sektor perpajakan khususnya bagi para pengusaha yang menyimpang uangnya di luar negeri.

Amnesti pajak, kata dia diharapkan akan mencegah penurunan pendapatan pajak seperti yang terjadi pada tahun ini.

“Mudah-mudahan di tahun 2017 tidak terjadi lagi, apa yang menjadi target bisa tercapai, dan semoga dari sisi perencanaan dan targetnya bisa tercapai dengan baik,” katanya melalui pesan tertulisnya di Pontianak, Rabu (3/8).

Kata dia, sebagaimana diketahui jika penerimaan negara di tahun 2016 seperti BNP  mendapatkan tambahan dari sektor perpajakan hanya Rp1,6 triliun di luar pendapatan nasional bukan pajak, dan mengalami penurunan kurang lebih Rp88,6 triliun.

“Memang ini berdampak terhadap belanja pembangunan kita, dengan pengurangan belanja akhirnya pertumbuhan ekonomi kita yang tadinya kita targetnya 5,2 atau 5,4 itu tidak bisa tercapai,” jelas poltisi PAN ini.

Ditambahkannya akibat berkurangnya pendapatan negara dari sektor pajak itu menyebabkan berdampak langsung pada kondisi ekonomi yang buruk dan disparitas kemiskinan yang semakin terasa.

“Dengan sendirinya pertumbuhan ekonomi tidak lebih baik, dan tingkat kemisikinan terbukanya juga akan semakin melebar,” kata dia menambahkan.

(Faisal/dd)

Related Posts