Adan, Bocah Penderita Hidrosefalus di Sambas Dambakan Bantuan

Adan, Bocah Penderita Hidrosefalus di Sambas

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Adan Bilfaqih (2) anak pasangan dari Neny dan Zulfitri ini sejak berumur dua bulan mengalami pembesaran di bagian kepala (makrosefalus).

Warga dusun Sebatu Darat, desa Tebing Batu, kecamatan Sebawi kabupaten Sambas ini, hanya mendapat perawatan dari Puskesmas dan bidan desa Tebing Batu.

“Setiap bulan selalu dibawa ke puskesmas dan ke bidan desa, namun sejak dua bulan terakhir masih belum dibawa,” ujar Neny ibu kandung Adan, ketika ditemui, Rabu (3/8).

Dikatakannya pengobatan hanya dilakukan dengan memberikan obat-obatan yang diberikan oleh Puskesmas atau bidan desa saja.

Neny menceritakan penyakit yang diderita anaknya sudah terjadi saat Adan berusia dua bulan. Dirinya mengaku pada mulanya tidak mengetahui apa yang dideritanya namun setelah sekian lama kepala sang anak semakin membesar.

“Setelah mengetahui kondisi anak saya seperti itu, kemudian dibawa ke  RSUD Sambas, kemudian RSUD Sambas menyarankan dibawa ke rumah sakit di Singkawang. Di Singkawang anak kami diagnosa Hidrosefalus, dan disarankan dilakukan operasi jika kondisi anak kami sudah kuat,” ujar Neny.

Ia mengungkapkan terakhir membawa anaknya ke rumah sakit pada 2014 lalu, dan hingga kini belum dibawa kembali karena terbentur masalah biaya.

“Selama ini puskesmas juga belum pernah menyarankan tindak lanjut seperti apa. Sebetulnya ada rencana mau dibawa ke rumah sakit lagi, akan tetapi terbentur biaya dan angkutan,” terang Neny.

Lebih jauh dirinya berharap ada pihak yang mau membantu menyembuhkan penyakit yang diderita anaknya.

“Keinginan kami pasti bisa normal, karena selama ini hanya dapat berbaring dan digendong,” kata Neny.

(Gindra/dd)

Related Posts