Presiden Singkap Provinsi Tumpuk Dana di Bank

Rapat Kabinet Presiden Jokowi

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Presiden Joko Widodo mengungkap 10 pemerintah provinsi terbesar yang masih suka menyimpan dananya di bank.

“Ini ada 10 terbesar provinsi yang menyimpan dananya di bank. Kita mulai buka-bukaan,” kata Presiden saat membuka acara Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta, Kamis (4/8).

Jokowi menyebut Provinsi DKI Jakarta masih menampung dananya di bank terbesar.

“Pak Ahok (Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama), duitnya emang gede, tapi nyimpennya juga gede. Masih ada Rp13,9 triliun,” ungkap Presiden.

Provinsi Jawa Barat menempati posisi kedua dengan Rp8,034 triliun. Disusul Jawa Timur (Rp3,9 triliun), Riau (Rp2,86 triliun), Papua (Rp2,59 triliun), Jawa Tengah (Rp2,46 triliun), Kalimantan Timur (Rp1,57 triliun), Banten (Rp1,52 triliun), Bali (Rp1,4 triliun), dan Aceh (Rp1,4 triliun).

Sedangkan untuk tingkat kabupaten, Jokowi menyebut Bogor menyimpan dana sebesar Rp1,9 triliun, Badung (Rp1,6 triliun), Bandung (Rp1,6 triliun), Bekasi (Rp1,5 triliun), Tanah Laut (Rp1,3 triliun), Kediri (Rp1,39 triliun), Berau (Rp1,37 triliun), dan Nias (Rp1,31 triliun).

Untuk tingkat kota ada Medan sebesar Rp2,27 triliun, Surabaya (Rp1,85 triliun), Tangerang (Rp1,36 triliun), Cimahi (Rp1,52 triliun), Depok (Rp1,31 triliun), Magelang (Rp1,1 triliun), Tangerang Selatan (Rp1,03 triliun), Serang (Rp948 miliar), dan Mojokerto (Rp917 miliar).

“Ini harus segera dikeluarkan. Tolong ini segera dikeluarkan agar segera beredar di masyarakat,” katanya.

Namun Presiden mengingatkan pengeluaran harus mengikuti prosedur. “Ikuti prosedur, jangan main keluarkan saja,” katanya.

(Ant/dd)

Related Posts