Siswa SD Salah Satu Dusun di Sambas Ini Belajar dalam Ruang Kelas Seadanya

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Siswa kelas 1 dan siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 50 Suka Damai, dusun Pelanjau, desa Bukit Segoler, kecamatan Tebas, kabupaten Sambas, terpaksa harus belajar di ruang belajar yang dibuat secara swadaya oleh warga Rt 13 Rw 6 desa Bukit Segoler.

Kondisi tersebut menurut kepala sekolah SDN 50 Sukadamai, Heri Kelana, sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Karena tidak memiliki ruang belajar yang mencukupi, para siswa terpaksa harus belajar di ruang yang dibangun dari material kayu olahan dan papan.

“Awalnya kelas 1 dan kelas 2 belajar bergilir menempati ruang belajar yang sama yaitu bangunan utama yang disekat-sekat, namun karena dirasa kurang efektif serta ada keprihatinan dari warga. Dengan cara swadaya, bangunan untuk ruang belajar didirikan untuk memenuhi kebutuhan siswa belajar,” ujar Heri Kelana, Minggu (7/8).

Dikemukakan dia, semua material bangunan seperti tiang, papan serta material yang lainya dari bahan kayu seluruhnya merupakan swadaya dari masyarakat Sukadamai.

“Bangunan tersebut dibangun tahun 2013 lalu atas dukungan dan kepedulian dari msyarakat Sukadamai, sekolah ketika itu hanya menyediakan atap dari seng, sementara yang lainya merupakan swadaya oleh masyarakat setempat,” kata Heri.

Ia mengungkapkan terdapat 48  siswa untuk tahun 2016 yang belajar di SDN 50 Sukadamai. Dari jumlah tersebut menurut Heri 23 siswa menempati ruang belajar yang dibangun swadaya oleh warga.

“Bangunan dibagi menjadi dua ruang belajar untuk siswa kelas 1 berjumlah 16 orang serta siswa kelas 4 berjumlah 7 siswa,” terangnya.

Sementara siswa yang lainya menempati bangunan yang bangun oleh pemerintah, terdapat dua ruangan dibangunan utama SDN 50 ini yang dibangun oleh pemerintah, dua ruang kelas tersebut dibagi menjadi satu ruang guru dan empat ruang belajar untuk siswa juga satu ruang untuk dapur sekolah.

“Untuk menjadikan 4 ruang belajar dan ruang guru, terpaksa dua ruang kelas disekat-sekat agar cukup untuk ruang belajar,” kata Heri menambahkanSis.

(Gindra/dd)

Related Posts