74 Desa di Kapuas Hulu Akan Gelar Pilkades Serentak

Asmiardi Kepala Bidang Pemerintahan Desa, BPMPD Kapuas Hulu/ Foto : Yohanes

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Sebanyak 74 desa di 20 kecamatan di kabupaten Kapuas Hulu akan menggelar pemilihan kepala desa secara serentak pada 27 Agustus 2016 mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, BPMPD Kapuas Hulu, Asmiardi menjelaskan, pada Pilkades serentak tersebut jumlah calon kades dibatasi yakni satu desa maksimal lima orang, namun jika calonnya lebih dari itu ada test tertulis, yang terbaik akan masuk sebagai kandidat calon kepala desa, katanya Senin (8/8).

Menurutnya, untuk menjadi calon kades tidak bisa sembarangan, karena ada juga pemeriksaan administrasi dan kesehatan, bahkan latar belakang dari calon kades yang bersangkutan harus baik, selain itu cakades harus mengikuti test kesehatan.

“Yang pasti calon Kades tidak menggunakan narkoba, termasuk tersangkut masalah hukum,” tegasnya.

Terkait jumlah calon kades, Asmiardi mengatakan belum jumlah keseluruhan ditetapkan,  angka keseluruhan calon kades dari 74 desa yang pilkades serentak akan diketahui setelah tanggal 15 Agustus.

“Sekarang ini penjaringan calon Kades masih berjalan, penjaringan agak tertunda karena kemarin menunggu Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati,  untuk saat ini belum ada laporan jumlah kader yang masuk, sekitar tanggal 15 ini baru ketahuan jumlah perserta calon kades itu,” ungkapnya.

Untuk persiapan pilkades, kata Asmiardi, Panitia Pilkades sudah terbentuk, baik kabupaten, kecamatan dan desa, untuk tingkat kabupaten ketua Panitia Pilkades dipimpin Sekda langsung, sementara dari kecamatan ada Camat, sedangkan desa ketuanya dipilih dari Badan Permusyawaratan Desa setempat.

“Panitia Pilkades di desa sudah terbentuk, besok kami juga ada jadwal sosialisi ke mereka itu, selain panitia kami juga sudah siapkan form surat suara untuk pilkades,” ujarnya.

Dari sisi keamanan, Asmiardi menegaskan panitia pilkades akan bekerjasama dengan Polsek setempat, akan tetapi, diakuinya, ada terkedala pada proses dana pengamanan, sebab itu tidak teranggarkan.

“Dana pengamanan itu yang juga buat bingung, beda dengan Pilkada kemaren ada pos khusus, tapi kita berharap Pilkades dapat berjalan dengan baik, masyarakat juga dihimbau agar tetap menjaga kondusifitas desanya saat pilkades, junjung tinggi toleransi,” tutupnya. (yohanes/Faisal)

Related Posts