Hairiah: “Dana PKH Jangan untuk Suami Beli Rokok”

Hairiah saat memberikan dana PKH ke warga Sambas

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Wakil Bupati Sambas, Hairiah mengingatkan, penggunaan bantuan dana Program Keluarga Harapan (PKH) harus sesuai dengan peruntukkan penyaluran dana.

Dikatakan dia jangan sampai dana tersebut digunakan untuk hal yang tidak produktif.

“Jangan untuk suami beli rokok,” tegas Wabup Selasa (9/8).

Tujuan umum PKH, kata Hairiah, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan jangkauan atau aksesibilitas masyarakat tidak mampu terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Tidak hanya itu saja program PKH diharapkan membawa perubahan positif pembangunan Kabupaten Sambas ke depan. Jangka pendeknya, program pemberian bantuan uang tunai mampu membantu meringankan pengeluaran.

“Gunakan dana ini untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan, periksakan kondisi ke pusat layanan kesehatan dan sekolahkan anak-anak kita,” pintanya.

Kata dia, terdapat 253 PKH Kecamatan Sajad, kabupaten Sambas yang menerima penyaluran dana tersebut untuk tahap II. Besaran masing-masing penerima dana bantuan segar tersebut berbeda antara satu dengan yang lain. Penentuannya berdasarkan kondisi nyatal kehidupan penerima dana PKH, seperti jumlah anak, jenjang pendidikan yang sedang dilalui anak, termasuk kondisi kehamilan.

Guna mempermudah penerima dana, penyaluran bantuan tunai tersebut bekerjasama dengan pihak PT Pos Indonesia yang ada di Kabupaten Sambas.

(Gindra/dd)

Related Posts