Dipecat Sepihak, Arianto Bongkar Penyimpangan Proyek Jalan Kelik-Siduk-Ketapang Senilai Rp31,6 Milyar

Ketapang, thetanjungpuratimes.com-Proyek Preservasi Rekonstruksi Jalan Sei Kelik-Siduk-Ketapang (122,00 Km) Tahun Anggaran 2016, dengan Kontraktor PT Riau Sepadan dan PT Daya Creasi Mitrayasa sebagai Konsultan Supervisi senilai Rp31,6 miliar, diduga keras telah terjadi penyimpangan.

Hal tersebut disampaikan Arianto, mantan Site Manager di PT Golden Bucket (Sub Kontraktor) yang melaksanakan sebagian fisik proyek tersebut.

Pengakuan tersebut disampaikan Arianto, karena mengaku sangat kecewa dengan pimpinannya, lantaran dirinya dipecat secara sepihak.

“Kejam sekali, saya dipecat secara sepihak, secara lisan, saat hari pernikahan saya lagi,” curhat Arianto kepada thetanjungpuratimes.com dengan kondisi mata berkaca-kaca.

Arianto menuturkan, selama dirinya bekerja di proyek itu, banyak kebijakan dan aturan dibuat sendiri oleh pimpinannya, termasuk masalah teknis kerja yang tidak mengacu pada pedoman kontrak. Bahkan diduga banyak yang melenceng atau membelokan kontraknya.

“Saya sudah bekerja sekitar enam bulan di proyek itu, mulai dari fisik 0 persen, banyak yang bertentangan dengan hati nurani saya,” ucapnya.

Arianto mengungkapkan, banyak pengerjaan fisik proyek dirubah secara kualitas dan kuantitas, dan itu semua atas perintah atasan, dirinya mengaku hanya bawahan.

Proyek Preservasi Rekonstruksi Jalan Sei Kelik-SidukKetapang adalah proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga Jakarta Pusat, dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Sementara itu, pihak Pimpinan PT Golden Bucket hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi prihal apa yang disampaikan Arianto ini.

(Ras/Muhammad)

Related Posts