Kondisi Terjaga, Ikan di Sungai Sebaju Melimpah

Melawi, thetanjungpuratimes.com – Sudah tiga tahun Sungai Sebaju di Dusun Sebaju, Desa Nanga Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh tidak pernah di tuba (menangkap ikan dengan racun, red). Kini, ikan di sungai itu kian bertambah banyak.

“Sudah tiga tahun ini kita tidak pernah menuba ikan di sungai Sebaju. Ikan di sungai pun banyak,” kata Budin, pengurus Lembaga Pasak Sebaju, ditemui usai menangkap ikan dengan menyelam tembak, Kamis (18/8).

Malam itu dia bersama 4 rekan lainnya mendapat sekitar tiga kilogram berbagai jenis ikan air tawar. Namun, kata Budin, ikan yang didapatkan kali ini termasuk sedikit dibandingkan dengan hasil tangkapan sebelumnya. Sebab, ungkap Budin air sungai masih tinggi.

“Panas sebelum puasa lalu teman saya mendapatkan ikan hampir 50 kilogram dengan menyelam dan tajur. Kalau untuk mendapatkan dua tiga kilogram sekarang sangat mudah, tidak perlu waktu lama. Kalau rajin turun malam, pasti dapat ikan,” papar dia.

Selama ini, warga Sebaju menangkap ikan hanya dengan menyelam tembak, pancing, tajur (pancing dengan ditancamkan di tanah, red), pukat, ditangkap dengan tanggung.

“Kalau tuba benar-benar kita larang,” ujarnya.

Larangan tuba ini, ungkap Budin sebagai penerapan aturan adat yang pernah dibuat oleh masyarakat dusun Sebaju. Aturan ini bagian dari aturan adat untuk menjaga kawasan hutan adat sebanyak 200 hektare. Sungai Sebaju sendiri berada di Hutan Adat Rasau Sebaju.

“Setahun dua ini dampak penerapan aturan adat sudah sangat dirasakan. Salah satunya ikan di Sungai Sebaju semakin banyak. Kita berupaya semaksimal mungkin untuk berkomitmen menjaga aturan ini,” ulasnya.

Upaya masyarakat sebaju ini pantas untuk ditiru oleh warga Melawi. Apalagi selama ini banyak orang yang mengambil ikan dengan cara dituba. Pada saat musim kemarau, sebagian besar sungai-sungai kecil dipastikan dituba untuk mengambil ikannya.

“Kalau dituba, kita panen satu kali saja. Tapi kalau tidak dituba, kita sering bisa panen. Bahkan, tiap malam atau tiap siang bisa panen, asalkan rajin. Anak-anak ikan pun tetap bisa besar, kalau dituba mati semua,” pungkasnya.

(Edi/dd)

 

 

 

 

Related Posts