Pemkot Pontianak Optimistis Tuntaskan Kawasan Kumuh Pada 2018

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menargetkan akan menuntaskan kawasan kumuh yang tersisa sekitar 50 hingga 60 hektare di Kota.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji optimistis target tersebut bisa tercapai dalam dua tahun mendatang. Sebab, dalam kurun waktu satu tahun, kawasan kumuh yang berhasil ditangani Pemkot Pontianak mencapai seluas 15 hektare.

“Saya inginnya tahun 2018 kawasan kumuh sudah tuntas semua supaya ketika memasuki Millennium Development Goals (MDGs) 2019 dengan program seratus nol seratus, kita bisa mewujudkannya,” ujarnya, Jumat (9/9).

Program seratus nol seratus merupakan target yang ditetapkan dalam agenda membangun perumahan dan kawasan pemukiman, terdiri dari 100 persen akses air bersih, nol persen wilayah kumuh dan 100 persen akses penduduk terhadap sanitasi yang layak.

Untuk itu Pemkot berupaya mengentaskan kawasan kumuh dengan melakukan revitalisasi, baik itu pemukiman, saluran air, sanitasi hingga air bersih.

“Untuk air bersih, tahun depan sebanyak 300 hingga 400 gang yang akan kita pasang pipa tersier untuk memberikan akses air bersih bagi masyarakat,” ungkap Sutarmidji.

Pihaknya optimistis bisa mencapai target 100 persen air bersih maupun 0 persen wilayah kumuh. Namun diakuinya, untuk mencapai 100 persen penanganan sanitasi, butuh kerja keras dari semua pihak.

“Kalau sanitasi rumah tangga atau MCK, tidak jadi masalah. Tapi untuk penanganan air limbah itu yang harus kerja keras, bagaimana menangani supaya jangan sampai air limbah masuk di saluran-saluran primer,” tukasnya.

Kendati demikian, hal itu diyakininya bukan mustahil bisa tercapai melalui program-program yang konsisten dan kontinyu. Terlebih melihat progres-progres yang ada saat ini.

(Agustiandi/dd)

Related Posts