Edi Kamtono: Harus Ada Solusi Agar Petani Tak Lagi Bakar Lahan

Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai harus ada solusi dari pemerintah dan pihak terkait untuk para petani kecil agar mereka tidak lagi membakar lahan untuk keperluan bertani.

Menurut Edi Kamtono, sampai saat ini, pola membuka ladang dengan cara membakar lahan adalah salah satu  cara yang menjadi pilihan utama bagi para petani.

“Kami sebenarnya sudah melakukan sosialiasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Baik langsung, maupun  melalui media massa agar tidak membuka lahan dengan membakar,” kata Edi Kamtono, usai kegiatan rapat koordinasi pusat komando siaga darurat bencana kabut asap Kota Pontianak, di aula Bappeda Kota Pontianak, Kamis, (15/9).

Salah satu solusi, lanjut dia, khususnya bagi para petani kecil yang ditawarkan adalah dengan memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana pertanian seperti racun yang dapat membunuh rumput dan semak belukar tanpa proses pembakaran, serta pembagian pupuk dan benih.

“Harus cari solusi, misalnya dengan membagikan bibit, pupuk  dan racun membunuh rumput, sehingga mereka tidak ada alasan untuk membakar lahan, terutama para petani kecil,” kata dia.

Terkait asap, kata Edi, saat ini jumlah titik api di Kota Pontianak sudah berkurang, karena sudah masuk musim penghujan. Meski demikian, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Polri dan TNI, pemadam kebakaran swasta, dan pihak terkait,  tetap melakukan usaha pencegahan dan pemadaman lahan.

“Salah satunya hari ini kita melakukan rapat koordinasi juga tentang tindak lanjut dari Satgas Penanggulangan Bencana kebakaran huran dan lahan di Kota Pontianak, sehingga harapan kita dengan evaluasi dan rapat ini bisa memberikan solusi pada saat ini dan ke depan ketika menghadapi musim kemarau,” pungkasnya.

(Agustiandi/dd)

Related Posts