Ini Bunyi ‘Curhat’ Karyawan PT Papasari Terkait PHK Sepihak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Abdul Ghani salah seorang karyawan yang di PHK oleh PT. Papasari, di sela-sela aksi demonya di DPRD Kota Pontianak, Senin (19/9) pagi mengatakan, mulanya hanya satu orang yang dipecat secara sepihak oleh perusahaan tersebut.

Setelah kejadian itu, lanjut dia, pihaknya bersama Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menemui pihak manajemen perusahaan untuk mempertayakan perihal pemecatan salah seorang pekerja yang juga sebagai anggota dari SBSI tersebut.

“Awalnya satu orang di PHK, kami dari serikat buruh dan sebagai pengurus juga ingin meminta jawaban atas diputusnya hubungan kerja tersebut,” kata dia.

Setelah ditunggu, lanjut Abdul, bukan jawaban yang diharapkan yang mereka dapatkan dari pihak perusahaan, malah berujung penambahan pemecatan secara sepihak kepada lima orang karyawan lagi. Termasuk dirinya juga turut dipecat.

“Awalnya kami hanya meminta penjelasan oleh pihak perusahaan apa alasan mereka memecat teman kami tersebut, namun berbuntut pemecatan tanpa prosedur secara sepihak yang kami dapatkan,” kesalnya.

Atas kejadian yang dialami pihaknya tersebut, ia pun berharap agar pihak DPRD Kota Pontianak, memperhatikan nasib mereka yang telah di PHK oleh sebuah perusahaan distributor bangunan tersebut.

“Kami hanya minta anggota dewan supaya memperhatikan hak hak buruh hak hak karyawan dimana hak itu diabaikan oleh PT. Papasari dengan cara mem PHK tanpa prosedur,” pungkasnya.

(Agustiandi/dd)

Related Posts