Ombudsman Kalbar Harapkan SO Mampu Jadi Fasilitator

Ombudsman Rangkul Media Terkait Pengaduan Pelayanan Publik

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Agus Priyadi di Sambas, Kamis (22/9) mengharapkan dosen serta mahasiswa di Kabupaten Sambas yang telah dijadikan Sahabat Ombudsman (SO) diharapkan bisa menjadi jembatan atau fasilitator masyarakat dengan pihak Ombudsman.

Hal ini dilakukan agar warga yang menjadi korban maladministrasi dapat tahu tata cara pelaporan ke Ombudsman.

“Misalkan dalam pengurusan sertifikat tanah, IMB atau berkenaan dengan layanan publik lainnya, ada keluhan dari masyarakat. Para Sahabat Ombudsman (SO) bisa memfasilitasi. Untuk kemudian menyampaikan ke petugas yang berkaitan atau ke Ombudsman,” kata Agus.

Selain itu, mahawasiwa atau dosen yang telah menjadi SO. Juga bisa langsung melaporkan maladministrasi pelayanan publik yang dilihatnya secara langsung sesuai prosedur yang telah disampaikan saat kegiatan.

“SO ini, jika menemui dugaan maladministrasi, mereka bisa bertemu langsung dengan petugas pelayanan publik yang bersangkutan untuk menjelaskannya kemudian menyelesaikannya sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Pembentukan SO, lanjut Agus, juga bagian dari penyebarluasan tugas Ombudsman.

“Terbentuknya jejaring SO, adalah upaya memperluas pengawasan di daerah. Kemudian menyebarluaskan fungsi dari Ombudsman kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan, SO juga telah dibekali pengetahuan bagaimana prosedur melaporkan temuan maladministrasi, kemudian bagaimana menyembunyikan identitas pelapor.

(Gindra/dd)

Related Posts