Warga Kapuas Hulu Sekarat, Setelah Tergigit Anjing Rabies

Rabies

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Kasus gigitan anjing kembali terjadi di kecamatan Semitau, kabupaten Kapuas Hulu. Saat ini korban gigitan anjing tersebut pun tengah sekarat di RSUD Sintang.

Kabid Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Herberia mengatakan, Minggu (25/9) pihaknya mendapatkan kabar ada korban yang digigit anjing di kecamatan Semitau. Korban sudah dilarikan ke RSUD Sintang untuk menadapatkan penanganan medis.

“Korban itu digigit anjing, mulutnya sudah keluar busa dan sekarang sudah dirujuk ke RSUD Sintang,” ungkapnya tanpa menyebutkan nama korban, di Ruang Rapat Setda Kapuas Hulu, Senin (26/9) pagi.

Saat tergigit anjing, kata Herberia, korban tidak langsung melarikan diri ke pihak medis setempat. Sudah keadaanya memburuk baru, baru dilaporkan dan terpaksa dibawa ke Sintang. Sementara itu, sang pemilik anjing sendiri bersih keras tidak mau anjing peliharaannya yang menggigit di eliminasi petugas, padahal kepala anjing tersebut hendak diperiksa ke lab, untuk memastikan ada virus rabies atau tidak.

“Hal ini membuat petugas di lapangan susah juga,” katanya.

Melihat dari penyebaran rabies di Kapuas Hulu, menurut Herberia, masyakat di Bumi Uncak Kapuas perlu waspada. Apalagi sistem penularan yang terlihat dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perternakan Kauas Hulu tidak merambat ke kecamatan terdekat, melainkan ke kecamatan lain yang berjauhan.

“Ini menggambarkan rabies tidak terbatas pada jarak kecamatan dan semua kecamatan terancam rabies. Untuk itu semua masyarakat harus waspada,” tutupnya.

(yohanes/dd)

Related Posts