Kebijakan Gembok Motor Siswa Harus Sejalan dengan Solusi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Anggota DPRD Kota Pontianak Baby Naulufia menilai kebijakan “Gembok Motor” yang dikeluarkan oleh Pemkot sudah bagus.

Namun, kata dia, kebijakan itu seharusnya sejalan dengan solusi yang tepat dan cepat, untuk mencegah siswa SMP yang mengendarai sepeda motor ke sekolah.

“Saya melihat bahwa aturan dibuat memang mempunyai tujuan yang baik, namun harus ada solusinya, sehingga anak-anak ini nyampai ke sekolah dengan nyaman, tidak membebani orangtua,” kata Baby melalui pesan singkatnya di Pontianak, Kamis (29/9).

Pada dasarnya dirinya mendukung aturan yang melarang siswa SMP mengendarai motor untuk berangkat ke sekolah tersebut, namun kebijakan wali Kota Pontianak itu masih belum tepat mengenai waktu penerapannya. Menurut dia, saat ini di Kota Pontianak masih tidak ada kendaraan umum, fasilitas untuk siswa pergi ke sekolah dengan aman dan nyaman.

“Memang menggunakan motor ada aturannya, oke kita mendukung, namun kita tetap harus memberikan solusinya, Kota Pontianak ini kan tidak ada kendaraan umum, tidak ada fasilitas bagi siswa-siswi untuk pergi ke sekolah dengan nyaman,” ungkapnya.

Yang diketahuinya, pada zaman wali kota dahulu sempat ada bus sekolah, namun sekarang hanya tinggal  besi tua yang tidak digunakan.

“Segera memberikan solusi kepada orangtua murid, kepada guru, jangan ini menjadi dilema, dilarang, namun menjadikan suatu persoalan baru di sekolah, siswa datangnya tidak tepat waktu, siswa tidak sekolah karena tidak ada yang ngantar , ini kan nanti ada persoalan baru,” tutupnya.

(Agustiandi/dd)

Related Posts