Kota Pontianak Pertama Kali Penerapan Smart City se Kalimantan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com-Direktur Bisnis PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI), Adiaris, mengatakan, pihaknya akan menerapkan sistem Smart City di Kota Pontianak.

Hal tersebut disampaikannya, setelah penandatanganan kerjasama dengan pemerintah Kota Pontianak, pada Selasa (27/9).

Adi mengatakan, Smart City adalah definisi besar, intinya adalah kota pintar, yaitu bisa meningkatkan pelayanan masyarakat, bisa menjadi lebih produktif dan lebih efisien.

“Jadi, Smart City itu bukan hanya monitor room, ada banyak sensor yang harus dibangun, dan termasuk deteksi banjir, pengecekan sebuah jembatan, dan sebagainya,” ujarnya.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman ini, katanya, pihaknya akan mencari teknologi apa yang dibutuhkan Kota Pontianak, karena tidak semua teknologi dibutuhkan.

“Untuk skemanya kita bermacam-macam, seperti yang tercantum pada Perpres 38 tahun 2015, yaitu mengenai kerjasama pemerintah dengan suatu badan usaha, kita yang inves kemudian bisa dibayar lewat suatu jasa, atau pemerintah yang inves, kita dibayar lewat jasa, jadi sangat fleksibel,” kata Adi.

Adi mengatakan, pihaknya belum melakukan survey, tapi sudah melakukan pengenalan lewat presentasi, dan nanti dirapatkan apa yang menjadi konsen kepentingan pimpinan, pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Pontianak, dari situ baru bisa didefinisikan.

“Smart City pertama kali dilakukan di Kota Semarang, namun untuk se Kalimantan, Pontianak menjadi kota pertama dilaksanakanya Smart City,” tutur Adi.

Menurut dia, pada umumnya itu hanya bisa dilakukan di kota-kota, karena jika mencakup daerah yang luas, itu relatif lebih sulit, dan jarang dibutuhkan.

(Viky Andini/Muhammad)

Related Posts