Diduga Jegal Persista, Persiwah Rela Dipermalukan Porselema Bengkayang 

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Kesebelasan Persiwah Mempawah rela dipermalukan Porselama Bengkayang dengan skor 7-0 pada laga  lanjutan liga Nusantara yang digelar di stadion Baning, Sintang, Minggu (2/10).

Sejumlah pihak menuding kekalahan Persiawah ini disengaja, untuk menjegal jalan Persista Sintang menuju babak grand final Piala Nusantara tersebut.

Menanggapi skor yang dihasilkan oleh Porselama bengkayang tersebut mendapat protes dari pelatih Kesebelasan Persista Sintang, Tommy mengaku kecewa dengan hasil permainan dari mempawah dan mengatakan “Aneh”.

“Seharusnya Persiwah Mempawah bermain sportif mengingat Sintang juga harus bekerja keras untuk memenangkan pertandingan saat melawan PS Sanggau. Kalau kami mau main mata, kami biarkan saja PS Sanggau menang atau seri. Toh hasil itu akan tetap membuat PS Sanggau tampil di final. Tapi kami tidak mau seperti itu,” katanya.

Seharusnya, katanya pertandingan Piala Nusantara yang merupakan ajang pembinaan tidak dikotori oleh tindakan yang tidak sportif, dirinya kecewa dengan sepakbola seperti ini.

“Saya minta tim yang melakukan tindakan tak sportif disanski. Ini bukan soal iri dengan Bengkayang masuk grand final, tapi dipertandingan tadi sportivitas sudah tidak ada. Rekamannya bisa dilihat, ini sangat tidak normal.  Ndak etis sepakbola di Kalimantan Barat dibuat seperti ini,” sesalnya.

Ditempat yang sama, Kapten Sintang FC, Rudy Andreas menilai dua gol pertama Bengkayang atas Mempawah masih normal. Tapi gol ketiga dan selanjutnya terindikasi ada permainan sepakbola gajah.

“Bagi kami, kejadian ini sangat buruk. Mungkin di Kalbar, pada hari inilah terjadi indikasi permainan sepakbola gajah itu,” katanya.

Terkait hasil pertandingan tersebut, ia menyatakan pihaknya akan mengirim nota protes ke pengawas pertandingan, karena permainan yang dilakukan oleh kesebelasan Mempawah dan Bengkayang sudah tidak fair.

(Lingga/Faisal)

Related Posts