Tahun 2018 Bisnis Properti Diprediksi ‘Naik Daun’

Praktisi: Jual Properti Itu Mudah

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Pengusaha properti Presiden Direktur PT Sahid Asena Eksanti Sukamdani memprediksi bisnis properti tahun 2018 akan ‘naik daun’ atau mengalami lonjakan yang besar di banyak daerah Indonesia.

“2018 adalah tahun ‘take off’ bagi properti, karena pada tahun tersebut banyak infrastruktur yang dibangun pemerintah mulai terlihat fisiknya atau tahap selesai,” kata Eksanti di Jakarta, Kamis (6/10).

Di sela acara peresmian pembangunan apartemen Sahid Asena tersebut ia menjelaskan bahwa infrastruktur seperti akses jalan dan transportasi mulai bisa digunakan, sehingga akan banyak lokasi strategis bagi hunian.

Ia juga menyarankan agar bagi yang ingin berinvestasi properti, maka tahun 2016 adalah waktu yang tepat, sebelum harga hunian menjadi naik.

“Di daerah kota seperti Jakarta misalnya, daerah penyangga mulai berbenah dengan adanya akses yang mudah, sehingga kepadatan di kota bisa dihindari dengan berinvestasi di daerah pinggir,” katanya.

Oleh karena itu, PT Sahid Asena Apartment dan PT Brantas Abipraya bekerja sama membangun apartemen dengan konsep ramah lingkungan (green aprartment) di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

“Pekerjaan yang akan dilakukan Abipraya meliputi pekerjaan pondasi, struktur, arsitektur, mekanikal, eletrikal, elektronik, dan plumbing,” kata Direktur Utama PT Brantas Abipraya Bambang E. Marsono.

Bambang optimis dapat menyelesaikan proyek apartemen 340 unit ini dengan masa waktu kerja 18 bulan kalender dan enam bulan kalender pemeliharaan.

The Sahid Asena apartemen and garden memiliki konsep ramah lingkungan, dengan keringgian hanya 12 lantai dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektar, dengan desain eksklusif dan area terbuka hijau seluas 80 persen.

Konsep urban forest atau lahan terbuka hijau yang luas diyakini akan menciptakan lingkungan yang sejuk dan lestari.

Sementara itu, Project Director PT Sahid Asena Oki Ramadhani mengatakan bahwa lokasi yang diambil cukup strategis karena dekat dengan jalan tol, Bandara Halim Perdana Kusuma dan akan dibangun juga jalur MRT di Jakarta Timur yang melalui Ciracas.

Namun, ia tidak menjelaskan secara detail berapa besaran investasi yang dikeluarkan untuk membangun apartemen tersebut.

Related Posts