Gatot Cekoki Muridnya Sabu untuk Ritual Pesta Seks

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti akhirnya mengakui kerap menggunakan narkoba jenis sabu-sabu sebelum melakukan ritual seks terhadap para murid-muridnya di Padepokan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Hingga kini, dua orang telah melaporkan Gatot ke Polda Metro Jaya atas dugaan pemerkosaan. Keduanya ialah C dan seorang wanita yang oleh polisi disebut ‘Password 2’.

total delapan orang saksi telah diperiksa. Mereka antara lain C, orangtua C, password 2, orangtua password 2, Elma Theana, asisten Gatot, seorang bidan yang membantu persalinan C saat melahirkan dan seorang saksi yang melihat langsung ritual pesta seks.

“Yang bersangkutan mengakui memakai itu sebelum melakukan seks atau persetubuhan dengan korban-korbannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, Kamis (5/10/2016).

Selesai mencekoki para murid-muridnya dengan sabu-sabu yang diistilahkan sebagai ‘Aspat’, Gatot mulai melampiaskan nafsu bejatnya. Tak tanggung-tanggung, Gatot mewajibkan para muridnya bersetubuh tak hanya dengannya, tetapi juga dengan sesama murid lainnya. Istri Gatot, Dewi Aminah pun mengakui perbuatan suaminya itu.

“Satu persatu masuk ke kamar praktiknya. Dia juga mengakui pernah melakukan threesome dengan beberapa wanita secara bersamaan. Dan ini diperkuat oleh pengakuan dari istrinya,” kutip Awi.

Kuasa Hukum C, Sudharmono Saputra mengatakan kliennya mengaku kerap disetubuhi dengan Gatot. Hubungan badan Gatot dengan kliennya selalu dikait-kaitkan dengan hal-hal gaib.

“AA Gatot bilang katanya yang berhubungan badan dengan perempuan perempuan ini bukan AA Gatot. Jadi kalau Gatot tak pakai anting itu Gatot, tapi kalau Gatot pakai anting itu udah dimasukin jin-jin,” kata Sudharmono.

“Jadi Gatot kalau pergi ke alam jin jadi yang masuk itu jin-jin seperti Nabi Sulaiman, jin jabir atau malaikat Izrail. Jadi kalau jin itu masuk ke dunia manusia butuh oksigen dan oksigen itu hanya ada di rahim wanita. Jadi caranya itu Gatot berhubungan badan sama muridnya,” tutur Sudharmono.

Pengakuan kliennya kepadanya, ada banyak murid-muridnya yang telah disetubuhi Gatot. C mengatakan kepada dirinya ada 5 orang wanita lagi yang jadi korban. C sendiri telah bergabung dengan padepokan Gatot sejak 2007 hingga 2011.

Bahkan, tak hanya wanita biasa, artis-artis juga kerap berkunjung ke padepokan Gatot. Namun, apakah artis-artis itu melakukan ritual seks berdasarkan keinginan Gatot, Sudharmono tidak mengetahui. “C tidak tahu, tapi ada artis. Saya tidak enak sebutnya,” tutur Sudharmono.

Sudhramono mengaku, orang tua C tak mengetahui aktivitas anaknya selama menjadi murid Gatot. “Orangtua kan tahunya buat backing vokal. Dia hanya lulusan SMP dan tidak melanjutkan ke SMA,” ungkapnya.

Meski telah ada pengakuan hubungan seks dan pesta narkoba, status Gatot hingga kini masih terperiksa atas kasus dugaan pemerkosaan yang ditangani Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Awi menjelaskan penyidik telah berangkat ke Polda NTB untuk memeriksa Gatot di sana. Sebanyak 5 penyidik memeriksa Gatot beserta istrinya. Fokus penyidik masih pada Gatot, sedangkan Dewi Aminah masih menjadi saksi kunci atas perbuatan dugaan pemerkosaan.

Menurut Awi, penyidik juga masih harus melakukan gelar perkara sebelum menaikkan status Gatot di Polda Metro Jaya menjadi tersangka perkosaan terhadap muridnya. “Jadi tinggal nunggu waktu saja,” tegas perwira berpangkat melati tiga itu.

(Rimanews/Faisal)

Related Posts