Pemkab Sambas Data Desa yang Belum Dialiri Listrik

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili memerintahkan kepala desa dan camat untuk menginventarisir wilayah yang belum menikmati layanan listrik dari PLN.

Data tersebut menurut Bupati akan digunakan jika suatu saat ada tawaran terkait listrik untuk pedesaan dari PLN atau pihak yang lain.

“Sudah proaktif melakukan pendataan, pemerintah tidak menutup mata dalam hal ini. Kita sudah perintahkan camat dan kepala desa menginventarisasi wilayah yang masih belum ada listriknya,” ujar Atbah, Sabtu (8/10).

Dikatakan oleh Atbah, PLN merupakan sebuah perusahaan, maka tentu dalam menyambungkan listrik ke suatu wilayah ada perhitungan keuntungan dan kerugian.

“Saya pikir apa yang jadi alasan PLN, cukup rasional karena merupakan sebuah perusahaan. Misalnya wilayah yang jauh seperti Selobat atau Temajuk, tentu perlu investasi yang besar untuk menyambungkan listrik ke sana. Namun ada energi alternatif yang bisa digunakan,” jelas Atbah.

Kata Atbah, jika ada investasi yang menawarkan kepada pembangkit listrik tenaga surya, mungkin akan dilakukan karena daerahnya jauh dari jangkauan PLN.

“Kalau wilayahnya jauh, PLN mungkin juga akan pikir-pikir,” ucap Atbah.

Sementara itu berdasarkan data sejumlah desa di kabupaten Sambas, masih belum dialiri listrik karena jarak yang jauh. Seperti di desa Simpang Empat, kecamatan Tangran, kabupaten Sambas, terdapat dua dusun yang belum dialiri listrik.

Wilayah lain yang juga masih belum menikmati listrik, seperti salah satu RT di dusun Pelanjau, desa Bukit Sigoler, kecamatan Tebas. Sementara di kecamatan Sejangkung terdapat satu RT di desa Parit Raja yang juga masih belum teraliri listrik, bahkan salah satu RT di desa Rantau Panjang, kecamatan Sambas juga masih belum menikmati penerangan listrik dari PLN.

(Gindra/dd)

Related Posts