Puluhan Sepeda Motor Siswa SMP 16 Pontianak Digembok Petugas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Sedikitnya 25 motor siswa SMP 16 Pontianak digembok petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkomifo), di sekolah yang beralamat Jalan RE Martadinata, Kecamatan Pontianak Barat, Senin (10/10) siang.

Tindakan penggembokan tersebut buntut dari larangan wali kota Pontianak Sutarmidji yang isinya semua siswa SMP di Pontianak tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor ke sekolah.

Saat melakukan razia, tim Dishubkominfo Kota Pontianak menemukan motor-motor siswa diberbagai tempat  parkir di dekat lokasi sekolah, dan langsung mengamankan dan mengumpulkannya di halaman sekolah untuk digembok.

Razia tersebut dipimpin langsung kepala Dishubkominfo Kota Pontianak, Utin Srilena. Dirinya memberikan arahan dan teguran langsung kepada 25 siswa yang mayoritas perempuan tersebut.

“Adek-adek ini masih dalam perkembangan, tidak boleh menggunakan motor, lebih baik pakai sepeda sehatkan, rumahnya di Pontianak barat semua kan?,” kata dia saat memberikan teguran kepada siswa tersebut.

Di depan seluruh siswa yang dirazia tersebut, Dirinya mengingatkan, bahwa tidak boleh lagi membawa sepeda motor ke sekolah.

“Tidak boleh lagi membawa kendaraan, di mana pun adek-adek nyimpan motor, kami akan tahu, di mana adek nyimpannya, pasti ketahuan,” tegasnya.

(Agustiandi/dd)

Related Posts