Ibu-ibu di Kayong Utara Ini Buat Abon untuk Presiden Jokowi

Kayong utara, thetanjungpuratimes.com – Forum Pemuda Bahari Indonesian (FPBI) dan PKK Desa Sutera, kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara akan memberikan buah tangan kepada Presiden Jokowi berupa produk olahan ikan pada acara puncak Sail Selat Karimata 15 Oktober 2016 mendatang.

“Kemarin kita telah berkoordinasi dengan ibu Sekda (Kayong Utara.red) rencananya hasil olahan laut yang telah dibuat ini akan  dikenalkan kepada bapak Presiden Joko Widodo saat datang ke Kayong Utara nanti,” kata Resita, salah satu pembuat abon ikan tersebut, Senin, (10/10).

Mahasiswi Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar ini menuturkan bahwa mereka bersama anggota PKK Desa Sutera berhasil membuat abon ikan bandeng dalam bentuk kemasan yang rencananya akan dijual saat acara puncak Sail Selat Karimata nanti.

“Sebanyak 10 kilogram ikan bandeng kita olah dan alhamdulillah, dari 10 kilo tersebut kita dapat 60 bungkus ikan abon yang siap kita jual dengan harga yang terjangkau,” jelas wanita berjilbab ini.

Lebih lanjut mahasiswi semester III  ini mengatakan bahwa pembuatan abon tidaklah terlalu sulit, apalagi antusias ibu- ibu PKK di Desa Sutera begitu tinggi untuk mengetahui proses pembuatan abon ikan bandeng tersebut.

“Ibu PKK Desa Sutera sangat antusias untuk membuat abon ikan bandeng lagi, padahal baru selesai buat,” katanya lagi.

Ketua PKK Desa Sutera Lina Nurlita mengatakan bahwa ilmu yang diberikan oleh Pemuda Bahari sangatlah  bermanfaat untuk pengembangan usaha masyarakat khususnya yang bermukim di daerah pesisir yang sebagian bermata pencarian sebagai nelayan.

“Yang jadi masalah selama apabila musim ikan yang banyak masyarakat kebingungan untuk menjual hasil tangkapannya,  karena mereka selama ini hanya tahu menjual ikannya langsung kepada agen tanpa bisa mengolah hasil tangkapannya secara mandiri,” jelasnya.

Padahal menurutnya, apabila masyarakat bisa mengelola produk hasil olahan laut, masyarakat akan mendapatkan penghasilan lebih dan tentunya tidak akan kwatir lagi ikannya tidak laku di pasar karena bisa dijadikan produk olahan lainnya.

“Dengan adanya pelatihan ini, Insya Allah kedepannya akan kita kembangkan di Desa Sutera khususnya untuk menambah penghasilan ibu rumah tangga,” sebutnya.

Selain melakukan pelatihan pembuatan abon ikan bandeng, 11 orang yang berasal dari kalangan  mahasiswa/i ini juga melakukan pelatihan penyablonan baju kepada pemuda yang ada di Desa Sutera.

Pelatihan  yang dilakukan Forum Pemuda Bahari Indonesia  (FPBI) yang didukung oleh Kementerian Pertahanan  Republik Indonesia ini selain  dalam rangka Sail Selat Karimata juga tujuannya untuk melakukan pembinaan kampung nelayan mandiri (KEMARI) yang ada di Kayong Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun FPBI ini terdiri dari 48 orang pemuda dari berbagai daerah untuk memberikan pelatihan di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Kayong Utara sampai tanggal 12 oktober yang nantinya setelah itu mereka akan masuk ke bumi perkemahanan untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.

(Rizal/Faisal)

Related Posts