Pemakaman Almarhum Gusti Suryansah Dihadiri Ribuan Orang

Mempawah, thetanjungpuratimes.com – Ribuan pelayat mengantar kepergian almarhum Raja Landak, Dr. H. Gusti Suryansyah, M.Si, ke peristirahatan terakhirnya di komplek pemakaman raja-raja Mempawah, Kelurahan Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Sabtu (15/10) siang.

Selain keluarga, rekan almarhum, dan para raja-raja se Kalimantan Barat, tampak juga pejabat di beberapa daerah turut hadiri untuk mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

Kabar meninggalnya tokoh yang semasa hidupnya aktif sebagai pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura ini, mengejutkan banyak pihak termasuk keluarga, orangtua dan sahabatnya para raja di Kalimantan Barat.

Sy. zulfi Bin ismail Al idrus dari kerajaan Kubu bercerita sebelum meninggal, almarhum sempat menghadiri kegiatan Festival Keraton Nusantara di Kabupaten Kotawaringin Kalimantan Tengah, dirinya mengaku sempat bersama-sama pulang ke Pontianak dengan almarhum.

“Pada saat menghadiri kegiatan tersebut, almarhum terlihat paling semangat serta sangat antusian mengikuti kegiatan budaya di Kota Waringin itu,” sebutnya.

Ketua Majelis Kerajaan Kalbar, Pangeran Ratu Kertanegara H Gusti Kamboja mengatakan sangat merasa kehilangan sosok Gusti Suryansah yang memang telah dianggap sebagai saudara, tokoh Kalbar, tokoh pendidik, dan sosok pejuang pemersatu Kalimantan Barat

Sementara itu, Pembantu Rektor Universitas Tanjungpura, Aswandi yang ikut datang mengantar almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir sempat mengungkapkan turu berduka cita atas kepergian almarhum.

“Semua civitas akademika sangat berduka cita atas kepergian dosen yang selama ini menjadi kebanggaan di Universitas Tanjungpura,” katanya.

Diceritakan Aswandi, semasa hidupnya almarhum di kenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kampus, almamater dan sangat dekat dengan mahasiswa, menurut catatan sosok almarhum adalah sosok dosen yang sangat membanggakan almamaternya.

Almarhum Gusti Suryansyah Bin H Gusti Amiruddin Hamid mangkat dalam usia 51 tahun. Ia meninggalkan seorang istri yaitu Siti Hasanah dan tiga orang putra-putri yaitu Gusti Fiqri Azizurrahmansyah, Gusti Fakhri Aliansyah, dan Utin Fitrah Aliasyara.

 

(Hamzah/Faisal)

 

 

Related Posts