Warga Kapuas Hulu Sambut Baik Pembagian Obat Kaki Gajah

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Ditemukannya 34 korban kasus penyakit kaki gajah atau filariasis di Kapuas Hulu sempat membuat masyarakat setempat khawatir. Apalagi penyakit tersebut dapat menyebabkan kecacatan permanen pada penderitanya.

Namun, kekhawatiran tersebut berangsur berkurang, seiring reaksi cepat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu yang melakukan upaya pencegahan dini dengan pembagian obat filariasis secara gratis dan masal. Aksi minum obat kaki gajah ini sendiri dicetus oleh Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir beberapa waktu lalu di kecamatan Selimbau. Pihak Kecamatan, Puskesmas, Kelurahan dan RT se Kapuas Hulu turut bekerjasama dalam penyaluran obat filariasis tersebut.

Warga Pantai Sibau, kecamatan Putussibau Utara, Filipus mengatakan, dirinya sudah mendapat pembagian obat filariasis dari Dinkes Kapuas Hulu. Ia mengaku dengan makan obat tersebut jadi lebih tenang.

“Penyakit ini (kaki gajah) ada di Kapuas Hulu, cukup banyak yang jadi korban, saya juga takut kena begitu. Tapi karena sudah makan obat saya tenang, setidaknya kita mencegah,” ungkapnya, Minggu (16/10).

Pria yang karib disapa Ipus ini menuturkan, anak dan istrinya turut minum obat filariasis. Kata dia, obat yang didapat memang berbeda, mungkin dikarenakan umur.

“Anak saya sekitar dua biji saja obatnya, kalau saya dengan istri masing-masing empat biji. Itu memang sudah anjuran dari petugasnya,” terang ayah dua anak ini.

Dia juga mengapresiasi kinerja Pemkab Kapuas Hulu terkait penanggulangan kaki gajah. Sebab, menurut Alex langkah tersebut cepat dilakukan.

“Saya lihat ini cukup cepat juga, langsung ada gerakan bulan eliminasi penyakit kaki gajah. Saya juga berharap penanganan kasus lainnya seperti rabies, bisa terselesaikan juga oleh Pemkab Kapuas Hulu,” ungkap Ipus.

(yohanes/dd)

Related Posts