Gagal Raih Emas, Stevanus Minta Maaf ke Masyarakat Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes – Atlit NPC Kapuas Hulu, Stevanus John yang menjadi utusan provinsi Kalimantan Barat pada Pekan Paralimpik Nasional (Paparnas)  ke 15 di Jawa Barat gagal mendapat mendali emas pada ajang angkat berat kelas 54.

Kegagalan tersebut bukan tak beralasan, John menganggap ada kecurangan yang terjadi dalam ajang olahraga tingkat nasional tersebut.

“Saya banyak minta maaf karena tak bisa menyumbangkan yang terbaik untuk Kapuas Hulu dan Kalbar, yaitu jadi juara satu, karena saya dicurangi,” keluhnya, via WA, Kamis (20/10).

Kecurang yang terjadi, menurut John adalah dari penilaian wasit. Sehingga juara satu angkat berat itu diberikan kepada alit tuan rumah.

“Waktu angkat berat itu, wasit bukan pakai yang wasit dari Indonesia, kalau tidak salah dari Malaysia. Saya hanya mereng sedikit saat mengangkat, dan wasit keluarkan dua bendera merah. Sementara lawan saya yang justru berhenti, hanya dapat satu bendera merah. Kalau mau lihat ada di youtube,” tuturnya.

John menjelaskan dirinya berusaha merebut medali emas melalui angkat berat kelas 54. Karena gagal, John pun hanya memboyong medali perunggu.

“Sebetulnya medali perak sudah didapat, tapi saya berusaha untuk medapat yang terbaik, yaitu medali emas. Karena yang perak harus dipertaruhkan untuk mengambil yang emas tadi dan kalah, jadi hanya dapat perunggu,” ungkapnya.

Tak luput, John mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Kapuas Hulu dan Kalimantan Barat, yang telah mendukungnya ke Paparnas tahun 2016. Dia berharap, ada kesempatan lainnya untuk mengharumkan nama Kapuas Hulu dan Kalbar ditingkat Nasional.

(Yohanes/Faisal)

Related Posts