Meski Calon Tunggal Karolin Tak Lantas Menang Pilkada Landak

Foto : Misrawi Komisioner KPUD Provinsi Kalimantan Barat/Agustiandi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com- Calon tunggal peserta pemilihan kepala daerah Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa-Herculanus Heriadi  belum tentu menang dan dipastikan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Landak periode berikutnya.

Meski sudah menjadi calon tunggal dalam perhelatan Pilkada tersebut, namun jika tidak mencapai perolehan suara 50 persen plus satu maka dipastikan gagal untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati Landak.

Pasangan Karolin-Herculanus yang nantinya akan berhadapan dengan gambar kosong pada kertas pemilihan suara bisa saja tidak terpilih jadi kepala daerah berikutnya,  jika masyarakat lebih banyak mencoblos gambar kosong dari pada yang ada gambar peserta Pilkadanya.

Kemudian perolehan suara pasangan ini yang didapat dari pemilihnya tidak mampu melebihi jumlah atau mengalahkan jumlah pemilih yang mencoblos gambar kosong maka pasangan ini akan dinyatakan kalah dan akan digelar ulang, meski demikian pasangan tersebut dapat mengikuti kembali gelaran Pilkada pada putaran berikutnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat, Misrawi mengatakan dalam proses pengambilan suara nantinya, Karolin harus mendapatkan suara minimal lebih dari 50 persen plus satu untuk melenggang sebagai Bupati Kabupaten landak definitif tahun 2017-2022.

Misrawi pun menjelaskan dalam surat suara nantinya, Karoline-Herculanus  hanya akan disandingkan dengan kertas kosong dan masyarakat yang akan melaksanakan pemilihan suara akan diberikan memilih kolom yang bergambar Karolin atau kolom kosong yang tidak ada gambarnya.

“Di surat suara nantinya akan di buat dua kolom, kolom yang pertama  diisi oleh pasangan tunggal dan kolom kedua akan dibuat kolom kosong, tinggal masyarakat, mau memilih yang mana, apakah yang ada gambarnya atau yang kosong,”kata Misrawi, Selasa (25/10).

Selain itu Misrawi pun menghimbau kepada pasangan calon untuk lebih gencar memanfaatkan masa kampaye yang dinilai cukup panjang ini, yakni sekitar lima bulan ke kedepan karena menurutnya ini adalah masa kampanye terpanjang dari seluruh kegiatan Pilkada yang digelar KPU.

Lebih jauh ia mengatakan untuk penetapan Data Pemilih Sementara (DPS) dilakukan pada tanggal 27 oktober sampai dengan 2 November 2016, sementara untuk pengumumuan DPS dilakukan pada tanggal 10 – 19 November 2016, sedangkan penetapan Data Pemilih Tetap  (DPT) dimulai pada tanggal 30 November 2016.

“Nantinya DPT itu akan diumumkan kepada masyarakat,” kata Misrawi.

Kabupaten Landak pada Pilkada serentak tahun 2017 hanya mencalonkan satu calon bupati, yaitu Karolin Margaret Natasa. Sementara Kata Singkawang mempunyai empat calon, pungkasnya. (Agustiandi/Syafarudin)

.

Related Posts